Napu,portalsulawesi.id- Jalur Penghubung Ruas Palu-Napu sampai saat ini masih rawan Longsor,beberapa titik tebing masih terdeteksi labil akan ancaman Tanah Longsor dan banjir.
Jalan aspal banyak yang mengalami Keretakan dan Rusak Pasca Gempa yang mengguncang Poso dengan skala 6,6 SR membuat kondisi tanah labil,ditambah curah hujan yang tinggi mengakibatkan jalan penghubung dua Kabupaten tersebut menjadi Rawan Kecelakaan.
Pantauan media ini,di Pos Perhubungan Desa Sedoa Kecamatan Lore Utara kabupaten Poso penumpukkan Kendaraan mengekor cukup jauh, antrian kendaraan mencapai Puluhan meter menunggu kesempatan melintasi jalur padeha yang menanjak dan Rawan kecelakaan tersebut.

Kapolsek Lore utara ,Iptu Mulyadi SH dikonfirmasi mengatakan saat ini tanjakan padeha sekitar 300 meter belum dapat dilintasi dikarenakan Kondisinya berlumpur dan Licin,bahkan kapolsek menghimbau agar Pengguna jalan baik dari arah palu ataupun dari arah Poso di Napu agar menahan diri untuk melanjutkan Perjalanan.
“Kondisinya Licin ,berlumpur dan membahayakan pengguna jalan “ Ujar Kapolsek Lore utara kepada Portalsulawesi.
“ Ada dua Alat Berat kami pakai untuk melakukan pembukaan jalan akibat Longsor,satu Eksavator dan Loader , ada juga mobil tangki untuk menyiram badan jalan agar licinnya berkurang “ Jelas Kapolsek.

Dilokasi longsoran personil keamanan melakukan Penjagaan dan pengaturan jalur , ada sekitar Lima personil dari Polsek , Lima personil dari Koramil serta sepuluh Personil Brimob dari satgas Tinombala siaga melakukan Pengaturan lalulintas.
“ Masih macet dan belum bisa dilewati,paling kalau tidak hujan sore bisa dilintasi,tetapi pengguna jalan saya himbau waspada dan hati hati “ Pesan kapolsek Lore Utara ,Iptu Mulyadi SH. ***
Reporter : Markus laki

