Banjir Bandang Sapu Desa Wombo, Dua Warga Hilang,Puluhan Rumah Rusak Berat

Donggala,Portalsulawesi.Id- Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda sebagian besar wilayah kabupaten Donggala,akibatnya beberapa desa di wilayah pantai barat Donggala dilanda banjir.

Salah satu desa yang dilanda banjir bandang adalah desa Wombo Kalonggo Kec. Tanantovea , air bah yang deras disertai sendimen lumpur,kayu dan bebatuan memenuhi sungai pada Selasa (27/05/2025) sekira pukul 15.30 WITA.

Luapan air sungai membawa material berupa kayu,sampah bahkan sendimentasi lumpur dengan ketinggian lebih dari 2 meter mengakibatkan jembatan penghubung jalan desa di desa Wombo Kalonggo putus , dua puluh lebih rumah rusak berat . Bahkan, dua warga dinyatakan hilang pasca banjir melanda

” Ada dua warga disini hilang ,semua perempuan , satu sudah kami pastikan tertimbun lumpur didepan rumahnya saat mau menyelamatkan diri, korban belum bisa kami evakuasi karena keterbatasan peralatan ” ungkap Rajab (31),salah satu warga Wombo yang dihubungi redaksi media ini

Menurut kesaksiannya bahwa saat banjir bandang melanda desanya, ketinggian air sungai mencapai lebih dari dua meter.

” Tinggi air mencapai 2 meter lebih, menyapu rumah warga ,bahkan jembatan penghubung desa hanyut terbawa banjir ” ungkapnya.

Saat ini, warga sangat membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, air mineral,pakaian layak serta penerangan. Para korban banjir bandang berharap gerak cepat pemerintah menurunkan alat berat untuk membantu evakuasi warga yang diduga tertimbun serta pembuatan dapur umum serta posko kesehatan.

” Banyak warga butuh air bersih, makanan siap saji,pakaian dan selimut juga obat obatan ,rumah mereka hancur disapu banjir ” harap salah satu warga yang enggan dimediakan namanya.

Warga desa Wombo tampak menyelamatkan harta bendanya pasca dilanda banjir bandang yang menimpa desanya, Selasa (27/05/2025) Dok.Ist

Berdasarkan data sementara dari BPBD Propinsi Sulawesi Tengah diketahui bahwa 50 Rumah warga terdampak, 100 KK mengungsi , fasilitas umum berupa sekolah TK,SD,SMP serta satu Madrasah terdampak akibat banjir bandang ini.

Kerugian akibat bencana ini belum dapat diprediksikan , hingga berita ini tayang upaya pencarian korban hilang masih terus dilaksanakan secara manual oleh warga.***

 

Pewarta : Heru

Exit mobile version