Mimika, portalsulawesi.id – Suara rentetan tembakan warnai aksi pembebasan ratusan warga sipil di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
Polisi dan TNI tidak begitu saja menyerah, aparat juga membalas tembakan Kelompok Sipil Bersenjata (KKB) yang menghujani tembakan di wilayah itu.
Berikut videonya yang diunggah di instagram Polri dan disebar di beberapa Polres termasuk instagram Polres Toli-toli, Sulawesi Tengah.
SEBAGIAN WARGA TIDAK MAU DIEVAKUASI
Pihak Polda Papua mengatakan sebagian warga kampung Kimbeli, tidak mau dievakuasi atau memilih untuk tetap tinggal di kediamannya ketika hendak dievakuasi oleh Satgas Terpadu di wilayah Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, pada Jumat.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Muhammad Kamal mengatakan warga yang memilih untuk tetap tinggal di Kimbeli merupakan warga yang lahir dan besar di kampung tersebut.
Kendati memilih tetap tinggal, warga tersebut meminta perlindungan dari anggota Satgas Terpadu penanganan KKB di Tembagapura untuk menetap di kampung tersebut sampai situasi kembali aman dan kondusif.
Namun ada beberapa warga sipil asli Papua memilih dievakuasi ke Timika karena keluarganya berada di Timika.
Tim Satgas Terpadu penanganan KKB di wilayah Tembagapura akhirnya berhasil menguasai perkampungan yang sebelumnya diduduki oleh KKB pimpinan Sabinus Waker dan Ayub Waker dan berhasil mengevakuasi sebanyak 344 warga.
Jumat (17/10) pukul 11.00 WIT, sebanyak 344 warga dievakuasi ke Sport Hall Tembagapura, kota Tembagapura untuk didata lebih lanjut.
Sebanyak 344 warga yang berhasil dievakuasi tersebut antara lain terdiri dari laki-laki sebanyak 104, perempuan sebanyak 32 dan anak-anak 14 orang. Sementara dari Kampung Longsoran terdiri dari Laki-laki sebanyak 153 orang, perempuan sebanyak 31 dan anak-anak 10 orang.
Upaya evakuasi warga sempat mendapat perlawanan dari KKB. Baku tembak pun tak dapat dihindari saat tim evakuasi memasuki kawasan perkampungan. Namun tidak adan korban dalam kontak tembak tersebut. Namun upaya evakuasi berhasil dan semua warga sipil selamat.
Usai pendataan di Sport Hall Tembagapura, warga kemudian dievakuasi ke Timika menggunakan jalur dajalurAhmad mengatakan setibanya Timika warga akan dijempu oleh paguyuban dan kerabat masing-masing yang sudah menunggu.
Sourve: Antarapapua.com
