Dirut RS Kabelota: Ada 4 Korban Keracunan di SD 4 Banawa

Foto: Widjaja/METRORAYA.com

Palu, portalsulawesi.id –  Direktur Umum (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabelota, Kabupaten Donggala drg. Amriani mengatakan ada empat korban keracunan makanan nasi goreng di SD 4 Banawa.

“1 dirawat jalan, tiga dilakukan rawat inap. Jadi semuanya ada empat orang yang masuk RS,” kata Amriani Sabtu (18/11/2017).

Salah satu korbannya adalah Sekar murid kelas III SDN Banawa, ditemui di RS Kabelota dia nampak terbaring bersama ibunya Suharti dan ayahnya Haryanto.

Sang ibu mengatakan baru kali ini terjadi keracunan di sekolah tempat anaknya mengenyam pendidikan tersebut. “Baru kali ini, dari dulu-dulu tidak pernah,” kata Suharti.

BACA JUGA: Kontak tembak warnai aksi pembebasan 346 warga sipil Banti-Kimbel Papua

Dia mengatakan tumben-tumbenan anaknya makan di salah satu wanung di sekitar sekolah tersebut. “Biasanya tidak makan disitu ditempat lain,” ucapnya.

Saat media ini datang Sekar juga sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. “Tapi sudah diperbolehkan pulang,” tambah ibu Sekar.

Sementara itu ada juga yang hanya dirawat di rumah tanpa dilarikan ke RSUD Kabelota Donggala, ada sekitar 10 orang total korban keracunan makan nasi goreng tersebut.

“Ada juga yang dirawat di rumah. Tapi sudah diurus di Polres,” tambah Haryanto ayah Sekarar.

Penjual Nasi goreng tersebut diketahui bernama Linda. Kini masih dalam penanganan pihak terkait. Beruntuk peristiwa yang terjadi Jumat siang sekitar pukul 11.30 WITa itu ditak memakan korban jiwa.

Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian membenarkan pertistiwa tersebut. “Iya benar, korban di rawat di RS Kabelota,” ujar orang  nomor satu di Mapolres Donggala itu.

Reporter: Widaja

Exit mobile version