Palu,portalsulawesi.id- Tanggal 1 Ramadhan 1440 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 6 Mei 2019 menandakan masuknya bulan Puasa untuk umat islam diseluruh dunia,bulan sejuta ampunan pun disambut dengan sukacita Umat Muslim diseantero Jagad .
Disulawesi tengah pun demikian,diseluruh masjid melaksanakan sholat Tarawih dimalam pertama pada Minggu Malam,(5 mei 2019)usai sholat isya.
Gubernur Sulawesi Tengah,Drs H.Longki Djanggola Memilih masjid Agung Darussalam Palu untuk sholat tarawih dimalam pertama Ramadhan tahun ini,Longki Djanggola turut didampingi Agus Lamakarate sebagai Ketua Dewan Masjid Sulteng dan sejumlah Pejabat tinggi disulteng.
Dalam sambutannya,Gubernur mengajak Masyarakat Sulteng untuk memaknai Datangnya bulan Ramadhan dengan memperbanyak beribadah dan tawaddu,beliau juga berpesan agar Bulan puasa menjadi ajang intropeksi diri dan juga memperbaiki diri.
Longki Djanggola juga berpesan agar merenungi dan Berdoa akan kehidupan yang lebih baik usai diterpa cobaan bencana tujuh bulan silam,yakni bencana maha dhasyat Gempabumi,tsunami dan Likuefaksi ,28 september 2018 lalu.
“Mari kita merenungi diri,pasrah dan tawaddu serta berdoa kepada Allah SWT agar semua doa dan kesalahan kita diampuniNYA,karena hakekatnya bencana datangnya dari Allah ” Ujarnya.
Longki Djanggola juga berpesan selaku Pemerintah menghimbau kepada masyarakat sulteng agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan,jangan lagi ada perbedaan setelah usai Pemilu,karena menurut Gubernur Sulteng menjadi Salah satu daerah paling Aman dalam pelaksanaan pesta Demokrasi 17 April silam.
“Usai Pilpres dan Pileg ,marilah kita pelihara persatuan dan kesatuan,kita boleh beda pilihan tetapi bukan berarti kita lantas bermusuhan “Pesan Gubernur.
Gubernur Sulteng Juga menghimbau kepada para warga penyintas bencana yang masih menempati halaman Masjid Agung Darussalam Palu agar senantiasa menjaga kebersihan dalam lingkungan Masjid,demi kenyamanan semua pihak baik para penyintas bencana sendiri maupun warga yang akan melaksanakan ibadah.
“Saya himbau bagi saudara saudaraku yang masih menempati halaman masjid untuk mengungsi sementara,mohon kiranya menjaga kebersihan Disekitar lingkungan masjid,karena masjid kita tetap berfungsi walaupun perlu banyak perbaikan “himbau longki.
Masjid Agung Darussalam Rusak berat usai diguncang gempa 28 september 2018 silam,lantai II yang menjadi tempat utama sholat rusak parah dengan jebolnya sebagian besar dinding dan internit masjid.
Masjid agung Darussalam merupakan masjid Utama disulawesi tengah yang pengelolaannya dibawahi langsung pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah,sehingga perbaikan Masjid ini menjadi tanggung Jawab Propinsi.
Hal ini pun disinggung oleh Longki Djanggola,menurutnya Pemerintah Propinsi Akan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Masjid Agung Darussalam jika kondisi disekitar masjid telah bersih dari tenda tenda pengungsian.
“Masjid ini tanggung jawab kami selaku pemerintah propinsi,Perbaikan akan segera dilaksanakan jika para pengungsi sudah mendapatkan tempat tinggal baru dan kondisi disekitar masjid sudah memungkinkan untuk dimulainya renovasi ” tegas Gubernur.***
Penulis : Heru
