Gubernur Sulteng : Sulteng Belum Ada Pasien Yang Positiv Terpapar Virus Corona

Gubernur Sulteng,Drs. H.Longki Djanggola M.SI saat memimpin rapat pencegahan dan Antisipati penyebaran Covid -19 (virus Corona) di ruang Kerja Rapat Gubernur Sulteng,Senin (16/03/2020),Rapat Tersebut dihadiri Unsus Forkopimda Propinsi Sulteng, Asisten Adm. Perekonomian dan Pembangunan , Kepala Dinas Kesehatan dan kepala RSU Daerah dan Swasta, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan instansi Teknis Propinsi Sulawesi Tengah.(Dok.Humaspro Prov Sulteng)

Palu,portalsulawesi.id– Gubernur Sulawesi Tengah,Drs Longki Djanggola menyampaikan bahwa hingga saat ini ,Sulawesi Tengah belum ada warganya yang dinyatakan Positiv terpapar Virus Covid 19 atau Corona,hal ini diungkapkan Longki Djanggola saat memimpin rapat pencegahan dan Antisipati penyebaran Covid -19 (virus Corona) di ruang Kerja Rapat Gubernur Sulteng,Senin (16/03/2020).

Rapat Tersebut dihadiri Unsur Forkopimda Propinsi Sulteng, Asisten Adm. Perekonomian dan Pembangunan , Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala RSU Daerah dan Swasta, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan instansi Teknis Propinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah dr. Renny Lamajido, M.Kes. melaporkan bahwa secara Nasional  terdapat 117 Kasus yang Positip terpapar Covid -19 , dan yang meninggal sudah sebanyak 5 Kasus dan sudah banyak yang mengalami kesembuhan .

Terkhusus Daerah Sulawesi Tengah ada sebanyak 32 Orang dalam masa pemantauan dan dalam pengawasan ada 1 Orang di Kab. Banggai dan 2 Orang di Rawat di RS Undata .

“Untuk hasil Positip atau negatip terpapar Covid – 19 masih menunggu hasil Laboratorium dari Jakarta “ kata dr. Renny Lamajido, M.Kes,

Sementara Pasian yang dirawat di RS Undata dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah berangsur angsur Pulih,tambahnya.

Atas dasar Laporan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. menyampaikan bahwa saat ini Sulteng belum ada kasus yang positip terpapar Corona ,tetapi Publik telah heboh seakan akan Sulteng telah ada yang terpapar.

Terkait usulan DPRD Sulteng Untuk Lockdown,Longki Djanggola menganggap belum dapat dilaksanakan dikarenakan pertimbangan beberapa factor diantaranya  konsekuensinya stop aktifitas masyarakat sehingga Negara harus menanggung biaya hidup masyarakat tetapi kita akan membuat kebijakan pembatasan pembatasan aktifitas masyarakat .

“Resiko Lockdown sangat besar ,sehingga belum bisa kita laksanakan “ ungkap Gubernur Sulteng.

Gubernur sudah menyampaikan Himbauan terhadap Pencegahan dan Antisifasi Penyebaran Covid -19 , pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid – 19 di Sulawesi Tengah yang menjadi acuan dan dasar pelaksanaan pemerintah Kabupaten dan Kota Palu dalam mengurangi aktifitas Pendidikan , aktifitas pelayanan Pemerintah dan Swasta dan akfitas Masyarakat.

Surat Edaran Gubernur Sudah ditanda tangani dengan Nomor : 443/141/Dis.Kes, tanggal 16 Maret 2020.

Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan dari 32 Orang yang baru pulang dari jepang akan terus diawasi dan 2 orang yang dirawat Kesehatannya telah berangsur angsur baik dan hasil Labnya sementara dikirim ke jakarta , Gubernur juga menyampaikan saat ini daerah yang sudah ada kasus Virus Covid -19 , selain Jakarta memiliki kasus Terbesar , daerah lain ada kasus seperti  Sulawesi Utara , Jawa Tengah dan Solo.

Untuk itulah,Gubernur berharap masyarakat agar dapat membatasi diri untuk sementara waktu untuk berkunjung kedaerah tersebut. ***

 Sumber : Biro Humas dan Protokol

Editor     : Firmansyah

Exit mobile version