Donggala,Portalsulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Donggala terus memperkuat kapasitas nelayan sebagai bagian dari implementasi program Kampung Nelayan Merah Putih, salah satu turunan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Melalui Dinas Perikanan, para nelayan di Kelurahan Boneoge mendapat pelatihan teknis memperbaiki mesin tempel dan mesin katinting, agar mampu menangani kerusakan secara mandiri saat melaut. Pelatihan ini diharapkan mengurangi risiko kehilangan waktu kerja ketika kerusakan terjadi di tengah laut.
Selain itu, nelayan juga dibekali teknik penangkapan ikan selama perjalanan menuju lokasi rompong. Hal ini dilakukan untuk mendorong peningkatan produktivitas, mengingat jarak tempuh menuju titik tangkap tersebut berkisar 2 hingga 5 jam. Strategi ini dinilai penting agar waktu perjalanan tetap memberikan hasil ekonomi bagi nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, menegaskan bahwa Boneoge telah ditetapkan sebagai salah satu wilayah program strategis nasional dalam pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. “Kelembagaan nelayan harus diperkuat, dimulai dari penataan identitas melalui Kartu Kusuka,” ujarnya, Jumat (07/11/2025). Kartu Kusuka, yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan, tak hanya berfungsi sebagai identitas profesi, tetapi juga sebagai instrumen transaksi elektronik berbasis ATM, termasuk fitur menabung dan pembayaran.
Melalui kegiatan ini, nelayan didorong menjadi tenaga profesional—baik dalam penangkapan ikan, perawatan mesin saat terjadi gangguan di tengah laut, maupun dalam pengelolaan transaksi keuangan. Ali Assegaf menambahkan, kepemilikan Kartu Kusuka menegaskan penghormatan pemerintah terhadap profesi nelayan dalam pembangunan perikanan nasional.
Ia menekankan bahwa nelayan merupakan “pejuang pangan” yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, program MBG, hingga upaya penurunan stunting. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kapasitas mereka melalui serangkaian pelatihan berbasis Asta Cita—menjadikan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar program, tetapi fondasi menuju profesionalisme nelayan Donggala.(***)
Pewarta:Basrudin












