Ruas Jalan Palu-Kulawi Berlubang dan Bergelombang, Pengguna Jalan Dihimbau Waspada

Ruas Jalan Palu Kulawi, Poros persimpangan Maku-Sigi ( Foto: Heru)

Palu, Portalsulawesi. id – Salah satu ruas jalan propinsi penghubung Kota Palu dan Kabupaten Sigi adalah ruas jalan Palu- Kulawi, jalan yang membentang sepanjang kurang lebih 67 Kilometer tersebut dibeberapa tempat tampak membahayakan pengguna jalan.

Dalam pantauan media ini, disepanjang lintasan ruas Palu -Kulawi sebagian tempat mulus, tetapi banyak pula yang bopeng berlubang dan bergelombang, bahkan kondisi aspal jalan yang retak bahkan telah terlepas dari batu jalan. Akibatnya sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas, baik pengguna roda dua ataupun roda empat.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya penerangan jalan di tempat tempat tertentu yang membuat kondisi jalan yang menjadi tanggung jawab dinas Bina Marga dannTataruang Propinsi Sulawesi Tengah ini sangat memprihatinkan, sementara diruas ini menjadi salah satu ruas terpadat yang dilintasi pemudik lebaran.

Hal ini dibenarkan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Tata ruang Propinsi Sulawesi Tengah, AS budianto. Kepada media ini, Asbudianto menjelaskan bahwa salah satu penyebab belum ditanganinya kondisi jalan ruas Palu-Kulawi adalah efesiensi anggaran.

” Efesiensi anggaran membuat kami harus menyesuaikan penggunaan pos anggaran sesuai arahan pemerintah pusat, akibatnya anggaran pemeliharaan yang biasanya dipakai untuk penanganan preservasi dan pemeliharaan rutin ikut terpangkas, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak ” Ungkap Asbudianto, jumat (28/03/2025).

Masih menurut Asbudianto, kondisi jalan diruas Palu-Kulawi diperparah kerusakannya dengan beberapa pekerjaan oleh pihak lain yang menyebabkan kerusakan akibat penggalian baju jalan sebelumnya.

” Bekas penggalian pipa oleh kontraktor pada tahun 2023 -2024 silam juga menjadikan kondisi baju jalan rusak dan bergelombang, walau mereka(pelaksana) melakukan penimbunan bekas galian, tetapi kondisi material dibahu jalan kehilangan saya dukung yang menyebabkan aspal retak, bergelombang bahkan amblas ” Kata Asbudianto.

Masih menurut Asbudianto, kondisi jalan yang sempit diperparah dengan truck milik kontraktor yang melaksanakan proyek dengan tonase yang melebihi kapasitas klas jalan yang diizinkan. ” Pokoknya masalah jalan hampir disemua ruas bermasalah dalam pemeliharaannya, kita tidak punya pos anggaran pemeliharaan rutin seperti tahun tahun sebelumnya. ” Ujarnya.

Belum lagi kata Asbudianto, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) tampak setengah hati melakukan pemeliharaan pada ruas Palu- Kulawi, sehingga tampak jelas dibeberapa tempat saja yang mulus jalannya.

” Dibeberapa segmen jalan yang dikerjakan oleh kontraktor lewat BPJN memang telah selesai dikerjakan, sayangnya masa pemeliharaanya tidak maksimal ” Katanya.

Kepada pengguna jalan, Asbudianto menghimbau agar pengguna jalan harus hati hati saat melintasi ruas ini, kondisi jalan yang banyak lubang, bergelombang dan amblas berpotensi menyebabkan kecelakaan.

” Kami menghimbau agar pengguna jalan waspada , utamakan selamat sampai tujuan” Pungkasnya.

Kondisi jalan Palu Kulawi yang berlubang dan bergelombang ( Foto: Heru)

Sementara itu, Hendrik (46) warga Kulawi yang kerap melintasi ruas ini untuk kepentingan  bisnisnya mengeluh akan komdisi jalan ruas Palu-Kulawi, menurutnya kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang dan amblas membuat dirinya harus ekstra hati hati dalam melintasi ruas ini.

‘ rawan kecelakaan le, terkadang kita pengguna jalan kaget saat ban kendaraan kita terpaksa harus melintasi lubang atau amblasnya jalan,mana sempit lagi baju jalannya ” Ujarnya kepada media ini. Sabtu (29/03/2025).

Selalu warga Sigi, dirinya berharap pemerintahan baru dapat memperhatika  kondisi jalan Palu- Kulawi. ” Gubernur Anwar Hafid harus turun tangan liat jalan ini, disini dilihat BERANInya pak gubernur kita, jangan cuma pencitraan ” Sindiran yang. ***

Pewarta : Mian / Tim

Editor   : Heru

Exit mobile version