Palu,Portalsulawesi.Id- Mati lampu yang terjadi serempak dan mendadak membuat sebagian besar warga di kota Palu bertanya tanya,apa penyebab pasokan listrik tiba tiba hilang. Ternyata kondisi Gelap Gulita akibat pemadaman listrik bukan hanya terjadi di Palu, hampir semua pasokan listrik di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara mengalami gangguan.
Banyak masyarakat pelaku usaha kecil mikro yang khawatir akan dampak mati lampu ini, pasalnya mereka terancam rugi akibat sarana mesin pengawet bahannya yang hanya mengandalkan PLN tidak berfungsi
” Kasian pelaku UMKM yang mengandalkan listrik untuk mengawetkan bahan jualannya, ikan dan daging berpotensi jadi busuk jika sampai besok listriknya tidak menyala ” ungkap Rian,(55) pelaku usaha dipesisir Donggala khawatir.
Lewat siaran persnya, PLN memberitahu penyebab mati lampu mendadak dihampir semua wilayah layanan PLN yang di Sulawesi Tengah maupun yang di Sulawesi Tenggara.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu gerak cepat tangani gangguan kelistrikan pada sistem kelistrikan palu. Gangguan yang terjadi pada minggu 11 Mei 2025 pukul 20.46 wita pada sistem transmisi 275 kV yang melintasi wilayah Latuppa, Pamona, dan Wotu menyebabkan sebagian Gardu Induk di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara mengalami kehilangan tegangan.
PLN memastikan bahwa kondisi ini sedang ditangani secara intensif oleh tim operasional di lapangan.
Manajer PLN UP3 Palu, Yanuar, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi cepat bersama Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palu dan Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo untuk mempercepat proses normalisasi sistem.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Saat ini tim kami terus bekerja untuk memastikan pasokan listrik dapat kembali pulih secara bertahap dan aman,” ujar Yanuar.
PLN menghimbau masyarakat untuk tetap tenang untuk menunggu proses pemulihan selesai. PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.***
Pewarta : Heru












