Terciduk Bawaslu Angkut Sembako, FN Mengaku Cuma Sopir Transportasi Online

Palu, Poralsulawesi.Id- FN,Sopir mobil pengangkut sembako yang diamankan Bawaslu Kota Palu di jalan Dr.Soetomo mengaku dirinya bekerja sebagai sopir Taxi online yang sedang melakukan pemuatan sembako pesanan seseorang.

Pengakuan ini disampaikan Fadlan Rory SH selaku Koordinator Divisi Hukum dikantor Bawaslu Kota Palu usai melakukan pemeriksaan kepada FN, sopir mobil jenis Avansa Veloz warna merah Maron yang diciduk Bawaslu karena diduga kuat mengangkut sembako salah satu paslon.

“FN mengaku sebagai sopir Taxi Online, dirinya mengangkut sembako berdasarkan orderan seseorang ,tetapi pengakuannya masih kita dalami kebenarannya ” ungkap Fadlan.

Penangkapan FN, Pria warga kampung baru kota Palu berawal dari informasi ketua Bawaslu Kecamatan Palu Barat yang mencurigai aktifitas sebuah mobil warna merah maron disalah satu posko pemenangan di Kelurahan Palupi.

Mobil dengan nomor Plat DD 1821 MT berhiaskan stiker ” Ayo Benahi Palu ” dikuntit Anggota Bawaslu dari persimpangan jalan Basuki Rahmat- Mohamad Yamin Kota Palu, mobil tersebut berusaha menghilang dengan memacu laju kendaraan.

Mobil yang dicurigai memuat Sembako akhirnya dapat diberhentikan di jalan Dr.Soetomo Kecamatan Palu Timur,tepatnya depan Kantor Lembaga Pemberdayaan Mutu Pendidikan (LPMP).

Sopir mobil tersebut sempat berupaya mengupas stiker “Ayo Benahi Palu “dari badan mobil,tetapi keburu dilihat anggota Bawaslu Kota Palu.

” sempat pengemudi mobil pengangkut sembako itu berusaha melepas stiker Ayo Benahi Palu,tapi sempat kami cegah ” kata Fadlan, Jumat malam,(04/12/2020) sekira pukul 23.30 dikantor Bawaslu.

Menurut pengakuan FN, sopir mobil bermerek ” Ayo Benahi Palu ” yang terciduk membawa paket sembako , dirinya tidak mengetahui jika muatannya adalah sembako untuk kepentingan Pilkada.

Dari pengakuan FN diketahui jika paket sembako yang dimuatnya sudah sebagian diturunkan di jalan Ramba,Kelurahan Birobuli sebanyak 50 Paket Sembako ,rencananya 53 Paket sembako yang ditemukan didalam mobilnya akan di diantarkan kepada seaeorang di Jalan Ponegoro untuk selanjutnya di distribusikan ke Warga di kelurahan Silae.

Dari 53 paket sembako yang diamankan, sebagian berisi Beras dan Gula,sebagian lagi ada ketambahan minyak goreng kemasan.

Tetapi ,FN saat diamankan memakai Baju Kaos seragam relawan Paslon 04, tulisan Ayo Benahi Palu dikaos Oblong warna Hitam yang dihiasi bendera merah putih di lengannya merupakan atribut resmi Relawan Paslon Imelda Liliana Muhidin- Arena JR Parampasi.

Sejumlah relawan dan Tim Sukses paslon 04 tampak berkunjung ke Kantor Bawaslu Kota Palu untuk dimintai keterangan, rencananya Tim sukses Paslon 01 juga akan diundang untuk didengar keterangannya.

Usai pemeriksaan tampak FN di giring Anggota Bawaslu Kota Palu untuk menunjukan lokasi tempat turunnya sejumlah paket sembako seperti dalam pengakuannya saat di Introgasi.

Status FN dalam kasus sembako ini masih sebatas saksi , seperti yang diungkapkan ketua Bawaslu Kota Palu,Ivan Yudharta kepada Portalsulawesi.

” FN kami periksa masih berstatus saksi,masalah ini akan kami telusuri hingga bisa terungkap modusnya,soalnya pengakuan saksi sembako dari Paslon lain dan dimuat oleh mobil relawan paslon 04,ini rawan dan harus diusut tuntas ” jelas Ivan Yudharta.

Kordiv Hukum Bawaslu Kota Palu,Fadlan menambahkan bahwa pihaknya berupaya mengantisipasi upaya provikatif dari orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan atribut paslon lain kemudian melakukan pelanggaran Pilkada yang dapat merugikan paslon berbeda.
” kami berupaya meminimalisir pelanggaran jelang Voting Day,jangan sampai ada upaya saling menjatuhkan antar Paslon ” katanya.

Bawaslu Kota Palu berencana akan menaikkan kasus temuan sembako ini ke sentra Gakumdu pada Sabtu (05/12/2020).***

Penulis : Refoldi/Arie

Penulis : Heru

Exit mobile version