Beranda LAINNYA Terdampak Covid-19,Minat Pendaftar di Untad Turun Drastis

Terdampak Covid-19,Minat Pendaftar di Untad Turun Drastis

127
0

Palu,Portalsulawesi.Id– Memasuki tahun ajaran baru 2020 minat pendaftar untuk menjadi mahasiswa di Universitas Tadulako mengalami penurunan , penyebab kurangnya pendaftar pada Universitas Negeri di Sulawesi Tengah ini salah satunya adanya wabah Pandemi covid 19.

Hal ini dibenarkan oleh Rektor Untad Prof. Dr. Ir Mahfudz Mp melalui Wakil Rektor (Warek) 1 bidang Akademik, DR. Lukman M. Hum saat ditemui portalsulawesi direktorat Untad,Jumad (07/08/2020).

Menurut Dr. Lukman M. Hum, penurunan minat pendaftar di Universitas Tadulako merupakan dampak langsung dari Covid -19, hal ini juga terjadi di universitas lain di Indonesia.

Dari data yang di sampaikan oleh Warek 1 Universitas Tadulako di ketahui setidaknya ada 1327 orang yang mendaftarkan diri melalui jalur Seleksih Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Untuk saat ini yang sudah terdaftar lewat jalur Seleksih Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sekitar 1327 orang. Sedangkan yang masuk Seleksih Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang akan di umumkan tanggal 20 agustus 2020, jumlahnya nanti seteleah pengumuman baru dapat di ketahui jumlahnya.” jelas Warek 1

Terkait jumlah kemampuan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Tadulako menyiapkan 8420 Lowongan, Kouta ini hingga minggu pertama dibulan Agustus tahun 2020 baru mencapai separuh dari Kuota.

“Kuota mahasiswa yang akan di terima kampus Universitas Tadulako tahun 2020 yaitu 8420 orang.tetapi diperkirakan baru sekitar 4000 an yang mendaftar ” Ungkapnya.

Saat ini universitas tadulako masih membuka pendaftaran jalur Mandiri sudah di buka dari sejak tanggal 5 – 25 agustus 2020.

“menurut prediksi kami yang lulus saat ini bisa mencapai 4000 an yang dapat kami akomodir”

Jurusan yang banyak di minati yaitu Kedokteran, Farmasi, Ekonomi Akuntansi, Ekenomi Menejemen .

” iya ,Fakultas Kedokteran masih Favorite yang banyak diminati calon mahasiswa baru ” tutupnya mengakhiri wawancara.****

Penulis : Moh Refoldi (Cr.3)