Waspada,Tiga Pasien Positif Covid-19 di Parigi Kabur Dari Pondok Perawatan

Pondok Perawatan Pasien Covid -19 diparigi Moutong yang ditempatkan di Balai Diklat .( Foto: Heru)

Parimo,Portalsulawesi.Id – Satu keluarga warga asal Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah yang positif terjangkit Covid-19 meninggalkan pondok perawatan Pasien Covid-19 pada Balai Diklat Pemkab Parimo , pasien berjumlah tiga orang tersebut kabarnya meninggalkan pondok perawatan pada Kamis dinihari (20/08/2020) kemarin.

Kabar minggatnya pasien yang terdeteksi terjangkit Virus Corona diakui oleh petugas jaga pondok perawatan pasien Covid-19 Parigi Moutong pada Balai Diklat Pemkab Parimo, sumber yang enggan menyebutkan identitasnya kepada Portalsulawesi.Id menyebutkan hingga saat ini ketiganya tidak kembali ke pondok perawatan tersebut.

Hasil penelusuran media ini pada Pondok Perawatan warga yang diduga terpapar Covid-19 diparigi diketahui bahwa ada tiga orang pasien yang hasil Swabnya Positif Corona telah kabur dari Pondok perawatan pada Asrama Diklat Milik pemkab Parimo.

“Ada tiga orang yang hasil Swabnya Positif Corona meninggalkan pondok perawatan tanpa ijin pada kamis subuh, mereka warga Desa Pelawa satu keluarga ” jelas salah satu petugas dipondok perawatan Balai Diklat milik Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parimo,Jumad (21/08/2020).

Pasien asal Desa Pelawa yang meninggalkan pondok perawatan tanpa ijin petugas tersebut berdasarkan hasil Swab pertama diketahui Positif Corona, tiga orang pasien tersebut adalah satu keluarga yakni Suami berinisial HTM,Istri berinisial Zlf serta satu orang anaknya berinisial Ft.

Mereka berhasil kabur lewat pintu belakang Balai Diklat dan pulang kerumahnya di desa Pelawa, sampai saat ini ketiganya dikabarkan belum kembali ke Pondok Perawatan.

Diduga, upaya kabur ketiganya mendapat bantuan dari pihak keluarga, yang sebelumnya telah menunggu untuk melakukan penjemputan ketiga pasien tersebut.

Dikatakannya, saat dilakukan upaya penjemputan HTM mengaku tidak nyaman selama proses karantina sambil menunggu hasil test Swabnya keluar.

“Bapaknya mengaku sudah tiga hari terakhir tidak bisa tidur nyenyak, sehingga sempat jatuh di kamar mandi. Sekarang mereka ada dirumahnya dan tidak mau lagi kembali,” terang sumber.

Belum ada fihak yang dapat dikonfirmasi terkait kaburnya tiga Pasien yang Positif terjangkit Virus Corona dari Pondok Perawatan BKPSDM Parimo.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Parimo ,Irwan belum merespon walau telah dihubungi melalui Gawai pribadinya.

Kaburnya tiga pasien Positif Corona dari Pondok perawatan Pasien Covid-19 diparigi terkesan ditutup tutupi pihak pemerintah kabupaten Parimo khususnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Parimo.

Bahkan,Pos Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Parimo yang berdekatan dengan Asrama Balai Diklat tempat dirawatnya warga yang terpapar Covid -19 tampak kosong melompong, tidak tampak petugas di Posko milik pemerintah Kabupaten Parimo.***

Penulis : Heru

Exit mobile version