Palu, Portalsulawesi – Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aera Palu Emir Muhaimin, mengatakan listrik di Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala akan menyala pertengahan September 2017 ini.
“7 Desa di Rio Pakava pertengahan September upacara penyalaan,” kata Emir di Kantor PLN Palu ditemui usai acara Hari Pelanggan Nasional (HPN)(4/9/2017).
Total ada sepanjang 40 kilo meter jaringan yang telah di pasang oleh PT PLN Perseo. PLN sampai tahun 2018 mendatang semua desa akan teraliri listrik 100 persen sesuai program Pemerintah Pusat.
“Rio Pakava salah satu program PLN 2016 tapi ada kendala banyaknya pohon-pohon sawit yang harus kami tebang sehingga selesai dipertengahan tahun ini,” Emir.
Emir menjelaskan jika tidak terkendala soal pohon kelapa sawit dipastikan semua telah selesai lebih cepat lagi. “Kite bersenergi antara masyarakat, Pemerintas setempat dan PLN. Karena tanpa bantuan jaringan PLN akan sulit untuk masuk,” jelas Emir.
Di Rio Pakava sendiri saat ini ada sebanyak 12 trafo, sedangkan satu trafo 150 sampai 200 pelanggan. Total pelanggaran di Rio Pakava mencapai 2000 rumah atau pelanggan PT. PLN Persero.
“Tapi ada 7 desa lagi yang belum tersambung, insa allah akhir 2017 ini sudah tersambung. Jadi total ada 14 desa di Rio Pakava,” jelasnya.
Pihak PLN juga berencana akan membangun Kantor Pelayanan atau setingkat UPTD Jika di Jajaran Pemerintahan. “Iya rencananya begitu (bangun UPTD). Kalau pun tidak kita akan serahkan ke PLN Rayon Pasangkayu. Tapi mana yang terbaik nanti kita pikirkan,” ucapnya.
Reporter: Heru/Tim

