Banggai, portalsulawesi.id – Sebanyak enam kelapa keluarga (kk) warga Sulawesi Tenggara (Sultra) yang merantau di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sudah dipulangkan ke daerah asal di Sulawesi Tenggara.
Pemulangan Enam KK ke Sultra itu, karena mereka diketahui sebagai keluarga pelaku penganiayaan Pegawai Pemadam Kebakaran Banggai inisial NH (20) hingga tewas.
Bupati Banggai Herwin Yatim mengatakan hal itu merupakan fenomena yang jarang terjadi Indonesia, namun harus ditaati karena itu adalah hasil kesepakatan bersama yang melibatkan tokoh adat, agama, juga para tokoh pemuda kabupaten banggai.
“Ini adalah fenomena yang jarang terjadi Indonesia,” ungkap Herwin saat memberikan sambutan resmi pada pertemuan antara pihak adat dan KK yang dipulangkan Minggu (3/9/2017).
Diketahui sebanyak enam KK itu sudah puluhan tahun tinggal di Luwuk. Namun akibat ulah keluarganya mereka harus meninggalkan Luwuk.
Reporter: Trs/Tim

