Palu, Portalsulawesi.Id- Aktivitas Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) diwilayah Kabupaten Donggala mulai terusik oleh prilaku kelompok tertentu , Partai besutan Surya Paloh tersebut mulai mendapat teror .
Yang teranyar adalah pencurian bendera Partai oleh oknum tidak bertanggung jawab ,bendera partai Nasdem yang dicuri merupakan program benderarisasi partai Nasdem yang dipasang di rumah kader kader Nasdem diwilayah Banawa dan Banawa Tengah.
Hal itu di sampaikan Ketua DPD Partai NasDem Donggala Adha Najamuddin melalui Wakil Ketua Bidang Media Ahmad Muhsin dalam rilisnya yang diterima redaksi kamis (26/05/2022).
Menurut Ahmad, kasus pencurian bendera Partai Nasdem tersebut tidak bisa di biarkan dan akan melaporkan ke Polres Donggala.
. “Besok kami akan bersama sama dengan Bahu Nasdem laporkan kejadian ini ke polres Donggala.” Katanya.
Selain itu kasus pencurian puluhan bendera yang terjadi di Banawa dan Banawa Tengah yang dipasang di rumah pengurus NasDem di desa-desa dalam program benderanisasi.
“Ini kan program partai kami, jadi kalau merasa terganggu silahkan cari ide lain bukan suruh orang curi bendera” Kata Ahmad
Ahmad menduga, kasus pencurian bendera partai tersebut berkaitan dengan dicekalnya Kegiatan Partai NasDem Donggala.
“Saya menduga kasus pencurian bendera partai ada kaitan dengan dicekalnya kegiatan kami sebelumnya. “Tutup Ahmad.
Sebelumnya, Kegiatan Partai Nasdem dikecamatan Dampelas juga kena “cekal” pemerintah setempat , kegiatan berupa Silaturahmi Idul Fitri yang hendak dilaksanakan di Pantai Wisata Bambarano mendapat larangan dari Camat setempat.
“Kegiatan tersebut akhirnya dipindahkan ketempat wisata lain ,tetapi hal yang sama juga terjadi ,bahkan Panitianya dipanggil oleh pemerintah kecamatan setempat ” jelas Muksin.
Oleh karena itu, Kasus pencurian bendera Partai Nasdem di Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah akan dilaporkan ke Polisi agar dapat mengungkap aktor intelektual dari kasus tersebut.
“Cara cara tersebut tidak memberikan pendidikan Politik yang baik di era keterbukaan publik yang mestinya di isi dengan pendidikan politik yang baik sehingga pemilih semakin cerdas ” tutup Ahmad Muksin.****
Pewarta : Afdal
Editor : Heru

