Sigi,portalsulawesi.id- Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulteng melakukan tindakan antisipatif pasca banjir bandang yang melanda dua dusun di Desa Namo Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi ,Selasa Malam (13/08/2019) ,Kepala BPPW Ferdi Kana Lo langsung memimpin Tim Reaksi Cepatnya dengan berkunjung langsung ke lokasi bencana pada Rabu (14/08/2019).
Dua Armada Mobil Tangki air bersih dikerahkan kelokasi bencana dengan menyusuri jalan yang masih banyak longsoran,masing masing armada memuat air bersih sebanyak 4000 liter yang langsung di distribusikan kepada para korban bencana banjir bandang di Dua Dusun yakni Dusun III Sapo’o dan dusun IV Sadaunta Desa Namo.
Dari data yang dihimpun dilapangan, setidaknya ada 47 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak,dengan rincian jumlah jiwa 174 orang diantaranya ada 13 Balita dan 11 Lansia saat ini mengungsi ketempat yang lebih aman.
Setidaknya ada 13 rumah yang rusak parah,47 rumah terdampak dan 7 rumah dinyatakan hilang dibawa banjir bandang, satu buah Masjid yang masih dalam tahap pembangunan juga diterjang banjir serta merusak satu buah jembatan yang menghubungkan poros Jalan Propinsi Pakuli-Kulawi .
Kepada media ini,Ferdi Kana Lo mengatakan pihaknya selaku Tim satgas PUPR yang ditugaskan di Sulawesi tengah melakukan serangkaian langkah antisipatif dengan bersinergi kepada semua fihak diantaranya menggandeng BPJN Wilayah XIV serta Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS)III serta Pemerintah Kabupaten Sigi untuk bersama sama menangani bencana yang terjadi.

“hari ini kita lakukan adalah pembukaan ruas jalan yang tertimbun material longsor sepanjang jalan dari Salua hingga ke Kulawi,sedikitnya ada 10 titik longsoran serta 500 meter jalan yang putus total,kami dibantu Dinas PUPR kabupaten Sigi yang telah menurunkan dua unit alat berat jenis Exsavator,sementara untuk BWSS III lagi mengirim dua unit Exsavator kemari dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) juga sudah mengirimkan satu unit alat berat jenis Bulldozer untuk membantu menyingkirkan material bebatuan disepanjang daerah terdampak “ jelas Ferdi.
Sementara itu,untuk penanganan Air bersih,selain menyiagakan Tangki Air bersih,pihaknya sedang merancang instalasi jaringan air bersih sederhana dengan memulihkan jalur distribusi air bersih,pihak BPPW sudah menurunkan tim tehnis untuk menentukan sumber air bersih disekitar wilayah terdampak banjir.
“selain menyiapkan air bersih di mobil tangki,saya sudah memerintahkan TRC kami untuk memulihkan jaringan air bersih di Desa Namo,kami akan ganti pipa air yang rusak akibat banjir agar masyarakat tidak mengalami krisis air bersih “ tegasnya.
Dalam Kunjungannya ke Desa namo,Kepala BPPW Sulteng Ferdi Kana Lo juga bertemu dengan Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu yang didampingi Kapolres Sigi AKBP Wawan Sumantri serta Kasdim 1306 Donggala Mayor Iko Power.
Kapolda Sulteng ,Brigjen Pol Lukman Wahyu memerintahkan Kapolres Sigi untuk membangun Posko Kemanusiaan disekitar Wilayah terdampak,bahkan Upaya Satgas PUPR dalam hal menangani Bencana mendapat dukungan sepenuhnya oleh Polri.
“Kapolda sudah memerintahkan kami untuk melakukan segala upaya terbaik untuk menangani bencana ini,bahkan beliau siap mendukung sepenuhnya langkah langkah yang akan kami ambil untuk menangani bencana secara bersama sama “ ungkapnya.***
Penulis : Heru

