Palu,Portalsulawesi.Id- Adik Pj.Walikota Palu ,Sigit Purnomo Said berinisial IHS diciduk Badan Nasional Narkotika (BNN) Sulawesi Tengah disalah satu Homestay dikelurahan Tavanjuka Kecamatan Tatanga Kota Palu,senin Malam, (05/10/2020) sekira pukul 21.37 wita.
Penangkapan IHS oleh BNN dibenarkan oleh Kepala BNN Propinsi Sulawesi Tengah,Brigjen Pol.Drs.Sugeng Suprijanto,SH saat menggelar jumpa pers bersama wartawan di kantor sementara BNN Propinsi Kota Palu, Kamis (08/10/2020).
Penangkapan IHS di Tatanga berdasarkan informasi masyarakat, di Kamar Home Stay petugas BNN mengamankan tiga orang yakni Satu pria yakni IHS,dua wanita berusia antara 19-21 Tahun.
Dalam konfrensi pers,Kepala BNN Propinsi Sulteng melalui Kabid Berantas ,Baharuddin menjelaskan kronologi singkat penangkapan IHY bersama rekan rekannya.
Menurut Baharuddin ,pihak BNN usai mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pesta sabu di salah satu kamar Home Stay di Tavanjuka langsung mengadakan pengintaian .
” Dalam penggerebekan itu, kami mendapati ada tiga pasangan, 3 orang perempuan dan 3 orang laki-laki yanh sedang mengisap Bong secara bergilir. Tepat pada giliran kedua, Tim Berantas BNNP Sulteng mendobrak pintu kamar 06 home stay itu, ditemukan sejumlah barang bukti yang sekarang sudah diamankan oleh pihak BNNP Sulteng,” ungkap Baharuddin.
Dilokasi penggerebekan ,BNN sempat mengamankan tiga pasang pria dan wanita, tetapi sejumlah orang disekitar TKP memprovokasi massa dengan memukul tiang listrik membuat Tim Berantas BNN harus menahan diri dan mengatur strategi agar tidak bergesekan dengan massa.
Kesempatan tersebut dipergunakan empat orang yang diamankan BNN melarikan diri, ” tiga pria dan satu wanita melarikan diri, tetapi identitasnya sudah kami pegang, makanya kami masih mengembangkan masalah ini ” jelas Baharuddin.
Saat anggota Berantas BNN Melakukan pencarian, salah satu Terduga yang sempat diamankan di Home Stay yakni IHS berhasil ditangkap kembali ,saat diciduk IHS mengendarai mobil putih berplat Nomor B 19 BOS.

“Disalah satu babuk yang diamankan ada sisa sabu dalam pipet yang belum habis dikonsumsi ” ungkap Kabid Berantas BNN Propinsi Sulteng itu.
Ketiga orang yang diamankan BNNP Sulteng telah menjalani tes Urine dengan hasilnya Postif memakai narkoba, mereka menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasusnya.
Menariknya, selain BNN Propinsi Sulteng,BNNP Sulawesi Utara juga tampak menghadiri Konfrensi Pers semalam, informasinya jaringan kelompok yang diciduk ini ada keterkaitan dengan kasus lain yang sedang ditangani BNNP Sulut.
BNN mengamankan sejumlah barang bukti yakni 15 paket plastik bening narkoba jenis sabu, 1 buah bong, 2 buah kaca pipet, 1 buah korek api, enam buah Handphone.
Uang senilai Rp.5.500.000 ,sebuah tas selempang dan enam keping kartu ATM juga diamankan , tampak jelas dibeberapa ATM tertera nama Iyunan Helmi Said sebagai pemilik Kartu ATM tersebut.
BNNP Sulteng menegaskan bahwa pihaknya serius dalam menangani perkara ini, upaya penelusuran terkait jaringan kelompok IHS akan terus dilakukan secara profesional dan transparan.
” tidak ada negosiasi dan 86 ,kami akan ungkap tuntas ini ,mohon dukungan kawan kawan media ” tutup Baharuddin.***
Penulis : Arif /M.Refoldi

