Bunta,portalsulawesi.id- Tiga warga dinyatakan hilang ketika Bencana Banjir Bandang Melanda dua Desa di Kabupaten banggai,Dua Desa tersebut adalah Desa Huhak dan Lontio,Banjir Bandang tersebut terjadi Hari Minggu (4/6/2017).
Akibat Banjir Bandang di Dua desa tersebut, Akses jalan Trans Sulawesi Ruas Touna –Luwuk Putus total, Masyarakat yang terjebak di Lokasi Longsor memilih naik Perahu temple untuk menyebrang melewati laut menghindari Longsoran yang memutus Akses Jalan.
Dilansir dari Tribratanews Polda Sulteng,Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno SIK telah turun ke Lokasi Bencana serta memimpin langsung Proses evakuasi dan Pencaharian Korban Hilang.
Kapolres Banggai Juga Mengerahkan Dua Peleton Brimob untuk membuka Akses Jalan,dibantu personil dari Polres banggai serta Tiga Polsek terdekat Yakni Polsek Nuhon,Polsek Bunta serta Polsek pagimana.

Dilapangan tampak Alat Berat terus bekerja untuk membuka Akses Jalan sekaligus melakukan Pencarian Korban Hilang serta Kendaraan yang di duga kuat tertimbun Material Longsor.
Aparat gabungan TNI-Polri,Basarnas serta BPBD Banggai tampak bahu membahu mengatasi Bencana Longsor tersebut, dilokasi bencana Pemerintah Kabupaten Banggai Menerjunkan 28 Personil dari Dinas Sosial,
“Ada Tiga Warga Yang masih dalam pencaharian,mereka Adalah Abidin T. Kusang dan Amang,keduanya warga Desa Bega Kecamatan Walea Kabupaten Touna serta seorang Sopir Travel yang belum teridentifikasi namanya “ Jelas Kapolres Banggai.
Sementara dari lapangan disampaikan, Dua Unit Kendaraan yang terseret Arus banjir teridentifikasi yakni mobil Jenis Minibus milik Agen Perjalanan Mitra Touna dan satu Mobil Angkut Pedesaan Jenis Avansa yang melayani Trayek Bunta-Luwuk Milik warga Toima,Kecamatan Bunta.
Saat ini senin (5/6/2017) Alat berat terus berupa melakukan pembukaan jalan serta membersihkan Material banjir dan longsoran yang menutupi bahu jalan,Tebing disekitar Longsoran masih Labil sehingga Para Petugas yang bekerja dilapangan Diperingatkan ekstra hati hati.

Bagi para pengguna jalan yang telah terlanjur dekat dengan Lokasi Longsor,Pemerintah banggai Melalui Basarnas dan Kepolisian menyiapkan Perahu karet milik basarnas dan Juga Perahu milik Masyarakat Setempat untuk melewati Jalur laut.
Bupati Banggai Herwin yatim dan Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo telah turun langsung dilokasi musibah itu langsung meninjau lokasi banjir dan berkoordinasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Bunta untuk segera melakukan upaya pencarian terhadap korban serta membuka akses jalan yang terputus.***
Sumber :TribrataNews Polda sulteng.Com
Reporter lapangan : Moh.Nakir

