Palu,Portalsulawesi. com – Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah telah menggelar acara diseminasi hasil penelitian KPJU (Komoditas Produk Jenis Unggulan) UMKM yang ada di Provinsi Sulteng. Kegiatan ini berlangsung Senin (11/12/2017), bertempat di Swissbell Hotel Silae Palu, yang dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa kepada dua perguruan tinggi di palu yang selama ini sudah bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia yakni Pihak Universitas Tadulako dan IAIN Palu.
Pada acara tersebut, secara simbolis pihak BI Sulteng menyerahkan dukungan dana untuk beasiswa kepada dua perguruan tinggi dipalu kemudian dilanjutkan dengan pemaparan terkait potensi KPJU UMKM di Sulteng, yang disampaikan oleh dua orang peneliti yakni Dr. Suparman dari UGM dan Drs. Asna Jauhari dari pusat inkubator bisnis dan pengembangan kewirwusahaan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Institut Pertanian Bogor.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, kata Miyono, Pemimpin Bank Indonesia Perwakilan Sulteng mengatakan kegiatan tersebut untuk menyampaikan hasil diseminasi yang dilakukan oleh pihak BI bekerjasama dengan kedua peneliti tersebut diatas dan pada intinya adalah untuk memetakan secara umum potensi UMKM yang ada di kabupaten/kota agar nanti bisa dilakukan pengembangannya berdasarkan hasil diseminasi. “Harapannya ini hasil diseminasi ini bisa memberikan arah kebijakan kedepan. Dan tinggal arah pengembangannya seperti apa tindaklanjutnya dengan mengacu pada hasil penelitian. Disamping itu juga telah dilakukan analisis pengembangan pendapatan yang intinya untuk memotret keadaan didaerah supaya tidak terjadi ketimpangan antara daerah yang satu dengan daerah lainnya dalam hal meminimalisir kesenjangan yang terjadi antar daerah di Sulteng,” ungkap Miyono.
Adapun maksud lainnya dilakukan diseminasi ini adalah untuk menghilirkan teknologi hasil penelitian ke masyarakat dalam rangka membantu UMKM meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas dan daya saing produknya.Mengingat UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sehingga diharapkan diseminasi hasil ini dapat mengefektifkan keberadaan UMKM dalam mendorong percepatan pertumbuhan dan peningkatan ekonomi di Sulawesi Tengah.
Diseminasi hasil ini juga, lanjut Miyono dapat menjadi perumusan kebijakan dan program untuk pembinaan dan pengembangan UMKM, terhadap pengembangan ekonomi wilayah, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing.

Disisi lain program ini dapat membantu pihak perbankan dalam pembiayaan usaha dan investor untuk pengembangan usahanya.
Untuk lingkup penelitian yang dilakukan di tahun 2017 ini mengcover 5 kabupaten karena sebelumnya sudah dilakukan penelitian terhadap 8 kabupaten/kota di sulawesi tengah. Dan tahapan penelitian dilakukan sampai ketingkat kecamatan dengan kriteria penilaian dibeberapa aspek. Dan KPJU unggulan Sulteng dilakukan per sektor, per sub sektor dan per lapangan usaha.
Saat ini kedudukan KPJU unggulan UMKM lintas sektor di Sulteng meliputi sepuluh sektor lapangan usaha. Sektor tersebut memerlukan peningkatan akses kepada sumber pembiayaan dan untuk itu diperlukan program dan upaya pembinaan secara berkelanjutan sehingga kegiatan usaha berkembang menjadi usaha yang bankable.
REDAKTUR : NILAWATI

