Tolitoli – PortalSulaweai.Com. Mewabahnya virus corona juga berimbas pada berbagai sektor ekonomi. Tak terkecuali para pedagang Kuliner Puasa yang yang terancam akan gulung tikar.
Pasalnya, pengusaha kuliner yang ada pada Tenda tenda Ramadhan pada umumnya menjual kuliner Buka puasa tersebut langsung merasakan dampak dari wabah Covid – 19 di tambah lagi imbauan dari pemerintah agar masyarakat mengurangi tempat-tempat keramaian. Pemerintah menginstruksikan masyarakat untuk melakukan social distance dengan bekerja dan belajar dari rumah, selama masa darurat COVID-19 setidaknya sampai dengan batas waktu 29 mei 2020 Bahkan itu pun ada kemungkinan untuk diperpanjang.
Sepeti yang di ungkap Anti salah satu pelaku Usaha kuliner buka puasa di bulan suci Ramadhan di desa Sandana kecamatan Galang kabupaten tolitoli serta usaha makanan lainnya, ini sudah merasakan dan sudah mengalami penurunan secara drastis sebesar 50 persen semenjak merebaknya wabah Covid – 19 apa lagi semenjak adanya informasi tolitoli sudah ada Sembilang (9) Orang yang terinveksi virus COVID-19 di tolitoli,” Tutur Anti salah satu pengusaha makanan pada tenda Ramahdan Rabu ( 13/5/2020 )
Lebih jauh Anti menambahkan, lesunya usaha kuliner buka puasa dan kedai makanan tersebut akan menyebabkan pendapatan di akhir bulan menurun , Paparnya
Serta biaya operasional untuk bulan selanjutnya tak bisa tertutupi dan berdampak pula pada saat ini di bulan suci Ramadhan hingga lebaran.
Dari pantauan Media Portal Sulawesi aktivitas pengunjung pun sangat lesuh. biasanya mulai dibuka jam 12 siang hingga jam 18.00 sore hari dan biasanya di sore hari di padati oleh pengunjung kini sepi.
Hanya beberapa penjung dan driver ojek saja yang masih tambak beraktivitas.
“Mudah-mudahan Wabah Virus ini bisa segera selesai dan kita semua bisa kembali normal lagi beraktivitas karena kalau ini terus maka akan timbul lagi masalah baru, terutama bagi teman-teman sesama pedagang dan teman-teman yang bekerja sebagai pedangang Kuliner Puasa atau pun yang lainnya yang pasti sangat terpengaruhi dari dampak Social Distancing dan keberadaan Virus Covid-19. Mudah-mudahan kita semua bisa selalu diberi kesabaran dan kekuatan menjalani masa-masa ini” tegas Anti di sela sela menunggu pembeli.
Laporan : Syahar
