PortalSulawesi.ID
No Result
View All Result
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
  • News
    • Dunia
    • Hukum Kriminal
    • Pendidikan
    • Parlementaria
    • Politik
    • Olahraga
  • Regional
  • Ekonomi Bisnis
  • Liputan Khusus
  • Sulteng
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
    • Buol
    • Donggala
    • Morowali
    • Morowali Utara
    • Palu
    • Parigi Moutong
    • Poso
    • Sigi
    • Tojo Una-una
    • Toli Toli
  • Investigasi
  • TNI Polri
  • Podcasts
Subscribe
PortalSulawesi.ID
  • News
    • Dunia
    • Hukum Kriminal
    • Pendidikan
    • Parlementaria
    • Politik
    • Olahraga
  • Regional
  • Ekonomi Bisnis
  • Liputan Khusus
  • Sulteng
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
    • Buol
    • Donggala
    • Morowali
    • Morowali Utara
    • Palu
    • Parigi Moutong
    • Poso
    • Sigi
    • Tojo Una-una
    • Toli Toli
  • Investigasi
  • TNI Polri
  • Podcasts
No Result
View All Result
PortalSulawesi.ID
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Fenomena Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Klaim Stok Aman, Faktanya Langka dan Harga Selangit

by Munawir ID
6 Maret 2026
in Ekonomi Bisnis, Palu, Pemerintah
0
Fenomena Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Klaim Stok Aman, Faktanya Langka dan Harga Selangit
Share on FacebookShare on Twitter

Palu, Portalsulawesi.Id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan LPG di seluruh wilayah Sulawesi yang meliputi enam provinsi berada dalam kondisi aman dan terjaga. Penyaluran berjalan normal, dengan dukungan suplai yang terus diperkuat untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Dalam siaran persnya yang diterima media ini, Pertamina mengklaim bahwa ketahanan stok LPG di Sulawesi berada pada level aman hingga 6 hari ke depan, dengan pengiriman tambahan yang terus dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai titik distribusi. Pertamina memastikan proses suplai dari terminal hingga agen dan pangkalan resmi berjalan sesuai rencana operasional yang telah disusun.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga menjelaskan bahwa distribusi LPG 3 kg tetap mengacu pada ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di masing-masing daerah dan diterapkan di seluruh agen serta pangkalan resmi.

Bahkan, Pertamina menegaskan bahwa pengecer bukan bagian dari rantai distribusi resmi. Untuk itu, masyarakat diimbau melakukan pembelian LPG 3 kg di agen dan pangkalan resmi guna memperoleh harga sesuai ketentuan serta memastikan distribusi tepat sasaran.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan subsidi energi, Pertamina juga mendorong masyarakat yang mampu secara ekonomi untuk menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Langkah ini penting agar alokasi LPG 3 kg dapat difokuskan bagi masyarakat yang benar-benar berhak dan membutuhkan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa penguatan distribusi terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Stok dalam kondisi aman, dan pengiriman tambahan terus bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi sehingga harga dan ketersediaannya tetap terkendali,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau perkembangan konsumsi dan melakukan langkah antisipatif agar kebutuhan energi masyarakat di seluruh Sulawesi tetap terpenuhi dengan baik.

Harga Melonjak, Stok LPG Langka

Pernyataan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi ini tampaknya tidak sepenuhnya terbukti dilapangan, faktanya masih terjadi kelangkaan gas LPG 3 Kg dibeberapa wilayah di Sulawesi Tengah. Selain Langka , Harga gas melon ini juga mencapai hingga Rp.60.000-75.000/ tabung ditingkat pengecer.

Penelusuran media ini mendapatkan fakta bahwa stok gas LPG 3 Kg yang dijual para pengecer berasal dari stok pangkalan resmi LPG 3 Kg yg sengaja di timbun, para pengelola pangkalan LPG yang nakal sengaja mengatur durasi penyaluran agar dapat “menyisipkan” stok gas bersubsidi ini kepada para pengecer untuk dijual kembali dengan harga berlipat lipat.

” Kami beli juga dari agen langganan, ada orangnya yang antar ke kami,belinya juga sampe Rp.30.000/ tabung isi ” ungkap Rosna ,salah satu pengecer diseputaran pasar Inpres Manonda yang ditemui media ini secara acak.

Hal yang sama juga disampaikan Razak, salah satu pengecer LPG 3 Kg lintas wilayah. Menurutnya, dirinya selaku pedagang hanya membeli kepada pengepul gas LPG dari beberapa Pangkalan dengan harga bervariasi .
” Kami beli Rp.30.000/ tabung,kami jual Rp 45.000-50.000,karena ongkos angkut dari palu jauh ” ungkapnya , Senin ( 01/03/2026).
Ketua Yayasan Peduli Masyarakat Nusantara ( YPMN) di Sigi, Moh. Rizal menyoroti kelangkaan gas LPG 3 Kg di wilayahnya. Kepada media ini dirinya mengkritisi penyampaian resmi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang mengklaim bahwa stok LPG 3 Kg di wilayah kerjanya aman dan cukup, karena faktanya banyak warga yang mengeluh akan kelangkaan gas melon ini dipasaran. Hal ini memicu spekulasi bahwa informasi yang disampaikan Pertamina tidak sesuai fakta, bahkan hanya sekedar pencitraan tanpa bukti.

” Pemerintah melalui Pertamina bilang stok aman dan terkendali, faktanya masih sangat langka dan jikapun ada harganya mahal, bisa mencapai Rp. 80.000/tabung , ada apa ini? ” Ujar mantan Jurnalis tersebut, Kamis (06/03/2026).

Dirinya mendesak pemerintah agar turun tangan melakukan operasi pasar guna menekan kelangkaan LPG 3 Kg dipasaran, khususnya di wilayah Kabupaten Sigi, ” Pemerintah harus turun tangan dalam mengurai kelangkaan dan mahalnya LPG 3 Kg di daerah, apalagi menjelang hari raya Idhul Fitri, kebutuhan masyarakat akan gas LPG akan meningkat ” Sebut nya.

Pangkalan Culas dan Lemahnya Pengawasan

Penelusuran media ini mendapatkan fakta bahwa tidak semua pangkalan LPG bersubsidi ini jujur dalam penyaluran gas melon tersebut, para pengelola pangkalan resmi masih berani main mata dengan pengecer dan pengepul gas LPG 3Kg dengan berbagai modus operandi. Satgas pengawasan yang dibentuk pemerintah untuk mengawasi distribusi gas LPG bersubsidi ini tampak kewalahan melakukan monitoring, diduga kuat “masuk angin ” yang menyebabkan Gas LPG makin langka dan mahal.
Salah satu modus yang kerap dipakai oleh pangkalan nakal adalah dengan melepas segel di mulut tabung, sehingga nampak kalau tabung LPG tersebut seakan akan kosong. Dengan begitu, para mafia Gas LPG 3 Kg ini dapat mengelabui masyarakat yang butuh Gas LPG dengan dalih stok gas sudah habis, padahal pengelola pangkalan sudah menyisihkan sebagian untuk dijual ecer kembali dengan harga selangit.
” Intinya, jangan lantas percaya kalau pemerintah bilang gas LPG 3 Kg stoknya aman, faktanya di beberapa wilayah di Sulteng gas melon tersebut susah didapatkan dan harganya melonjak.
Masyarakat berharap pemerintah lewat satgas pengawasan LPG 3 Kg dapat memaksimalkan kinerja sehingga dapat memutus rantai para pelaku penimbun gas melon agar tidak terjadi kelangkaan dan subsidi gas LPG tepat sasaran.***

Pewarta : HERU

 

Tags: Gas MelonLPGPatra NiagaSulawesi Pertama
Share61Tweet38
Previous Post

Panen Jagung Donggala, Produktivitas Tembus 7 Ton/Ha

Next Post

NasDem Ganti Pimpinan DPRD Donggala, Yasin Lataka Gantikan Moh Taufik

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Penyidik Pidsus Kejati Sulteng

1 Mei 2026
Peras Pelaku Penipuan Online ,5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Peras Pelaku Penipuan Online ,5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

29 April 2026
Buka Kesempatan, Polda Sulteng Buka Rekrutmen Polri TA 2026 – Daftar Gratis hingga 30 Maret

Buka Kesempatan, Polda Sulteng Buka Rekrutmen Polri TA 2026 – Daftar Gratis hingga 30 Maret

11 Maret 2026
Panen Raya Sojol, Donggala Jaga Pangan

Panen Raya Sojol, Donggala Jaga Pangan

15 April 2026
Polemik Mobnas Alphard , Dipinjam Kejati Sulteng Hingga Dibeli Tanpa Lewat Pembahasan di Banggar DPRD Morowali

Polemik Mobnas Alphard , Dipinjam Kejati Sulteng Hingga Dibeli Tanpa Lewat Pembahasan di Banggar DPRD Morowali

Lubang Pada Ruas Jalan Nasional Wilayah Sulteng Tewaskan Warga

Lubang Pada Ruas Jalan Nasional Wilayah Sulteng Tewaskan Warga

Pansel Tetapkan Tiga Besar Calon Pimpinan Lima OPD Donggala

Pansel Tetapkan Tiga Besar Calon Pimpinan Lima OPD Donggala

Fenomena Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Klaim Stok Aman, Faktanya Langka dan Harga Selangit

Fenomena Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Klaim Stok Aman, Faktanya Langka dan Harga Selangit

Donggala Perkuat Ekonomi Biru, Capaian 70 Persen

Donggala Perkuat Ekonomi Biru, Capaian 70 Persen

6 Mei 2026
Donggala Matangkan Budikdamber Vaname untuk Keluarga Rentan

Donggala Matangkan Budikdamber Vaname untuk Keluarga Rentan

6 Mei 2026
Distribusi Ikan untuk Tekan Stunting, Donggala Sasar 192 Keluarga Rentan

Distribusi Ikan untuk Tekan Stunting, Donggala Sasar 192 Keluarga Rentan

5 Mei 2026

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Penyidik Pidsus Kejati Sulteng

1 Mei 2026
PortalSulawesi.ID

© 2017- 2026 PortalSulawesi.ID - Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

  • Mou
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
    • Dunia
    • Hukum Kriminal
    • Pendidikan
    • Parlementaria
    • Politik
    • Olahraga
  • Regional
  • Ekonomi Bisnis
  • Liputan Khusus
  • Sulteng
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
    • Buol
    • Donggala
    • Morowali
    • Morowali Utara
    • Palu
    • Parigi Moutong
    • Poso
    • Sigi
    • Tojo Una-una
    • Toli Toli
  • Investigasi
  • TNI Polri
  • Podcasts

© 2017- 2026 PortalSulawesi.ID - Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani