AI News
  • NEWS
    • POLITIK
    • Dunia
    • PARLEMENTARIA
    • HUKUM KRIMINAL
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • SULTENG
    • PALU
    • SIGI
    • PARIGI MOUTONG
    • POSO
    • TOLI TOLI
    • BUOL
    • TOJO UNA UNA
    • MOROWALI
    • MOROWALI UTARA
    • BANGGAI
    • BANGGAI LAUT
    • BANGGAI KEPULAUAN
  • REGIONAL
    • SULUT
    • SULBAR
    • SULSEL
    • SULTRA
  • LEISURE
    • KULINER
    • GAYA HIDUP
    • KESEHATAN
    • WISATA
  • Ekobis
    • PROPERTY
    • Bank
    • UKM
    • FINANCE
  • LIPSUS
  • LAINNYA
    • Berita Foto
    • Wawancara
No Result
View All Result
  • Login
AI News
  • NEWS
    • POLITIK
    • Dunia
    • PARLEMENTARIA
    • HUKUM KRIMINAL
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • SULTENG
    • PALU
    • SIGI
    • PARIGI MOUTONG
    • POSO
    • TOLI TOLI
    • BUOL
    • TOJO UNA UNA
    • MOROWALI
    • MOROWALI UTARA
    • BANGGAI
    • BANGGAI LAUT
    • BANGGAI KEPULAUAN
  • REGIONAL
    • SULUT
    • SULBAR
    • SULSEL
    • SULTRA
  • LEISURE
    • KULINER
    • GAYA HIDUP
    • KESEHATAN
    • WISATA
  • Ekobis
    • PROPERTY
    • Bank
    • UKM
    • FINANCE
  • LIPSUS
  • LAINNYA
    • Berita Foto
    • Wawancara
No Result
View All Result
AI News
No Result
View All Result
Kelangkaan LPG, Pengecer dan Penimbun LPG Nakal menjamur

Ilustrasi Gas Kosong

Kelangkaan LPG, Pengecer dan Penimbun LPG Nakal menjamur

REDAKSI by REDAKSI
5 September 2017
in Ekobis, lipsus, News, palu, sulteng
0

Palu,portalsulawesi.id- Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Pasaran hingga saat ini masih terus di dalami Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Daerah khususnya Pemkot Palu, hal ini dilakukan dalam menjawab keluhan warga Kota Palu akhir akhir ini terkait Kelangkaan Gas Melon tersebut.

Penyebab Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Pasaran di sinyalir kuat penyebabnya adalah ulah sebagian besar Pengecer dan Penimbun Tabung LPG ,modus yang mereka terapkan adalah dengan membeli secara acak Gas LPG Tabung 3 Kg kemudian menimbunnya, sehingga Pasokan Gas Melon di pasaran menjadi Langka.

Hal ini disampaikan Sales Eksekutif LPG Wilayah Sulawesi Tengah,Bastian Wibowo kepada Portalsulawesi, menurutnya Keterbatasan Fihak Pertamina adalah jumlah Personil pengawasan yang terbatas dan Luasnya area Pengawasan menyebabkan tidak maksimalnya pengawasan Pertamina terhadap Agen atau Pangkalan yang di Indikasikan “Nakal”.

Bastian Wibowo Sales Eksekutif LPG (Foto Ridwan)

“Kelangkaan LPG di Kota Palu dan sekitarnya disebabkan banyaknya Pengecer yang Nakal menimbun stok Gas LPG 3 Kg, hal ini sulit kami deteksi tanpa melibatkan Pemda karena Fungsi pengawasan terhadap Pengecer itu tanggung jawab Pemda “ Ungkap Bastian Wibowo kepada sejumlah Pewarta,senin (4/9/2017).

Menurutnya,Fihak Pertamina sudah memperketat pengawasan terhadap Agen dan Pangkalan LPG,yang ditemukan malah di tingkatan Pengecer yang menjual Gas Elpiji 3 Kg dengan Harga yang melambung jauh di atas HET (harga Eceran Tertinggi),akibatnya Gas bersubsidi yang seyogyanya dipasarkan dengan harga Rp.16.000, melonjak menjadi Rp.25.000-Rp.30.000,-

“Kami dari pihak Pertamina meminta Bantuan Pemkot Untuk menindak Pengecer yang melakukan Penimbunan dan Penjualan Gas LPG 3 Kg dengan Harga yang tidak wajar tersebut,karena kami telusuri dari tingkat Agen ataupun Pangkalan Distribusinya sudah betul dan  sesuai “ Ujarnya.

“Ranah kita dari Pertamina hanya sampai ketingkat Pangkalan,kalau sudah ke Pengecer kita minta bantuan ke Pemkot, untuk melakukan penindakan kepada Pengecer yang nakal itu kewenangan Satpol PP dan Kepolisian,sehingga dibutuhkan sinergitas semua Fihak agar Kelangkaan dan Harga LPG 3 Kg bisa kita Normalkan kembali “ Tegas Bastian Wibowo .***

Reporter : H e r u

 

REDAKSI

REDAKSI

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/portalsu/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/portalsu/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Mobil Bawa Cabai Terbalik di Pantai Timur

Mobil Bawa Cabai Terbalik di Pantai Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • AGI
  • Application
  • banggai
  • banggai kepulauan
  • banggai laut
  • Bank
  • Berita Foto
  • buol
  • donggala
  • Dunia
  • Ekobis
  • Enterprise
  • Events
  • finance
  • gaya hidup
  • hukum kriminal
  • kesehatan
  • kuliner
  • LAINNYA
  • leisure
  • lingkungan
  • lipsus
  • morowali
  • morowali utara
  • nasional
  • News
  • News
  • olahraga
  • Open Source
  • palu
  • parigi moutong
  • parlementaria
  • pendidikan
  • Pilkada
  • politik
  • poso
  • property
  • regional
  • Resources
  • Robotic
  • sigi
  • Startups
  • sulbar
  • sulsel
  • sulteng
  • sultra
  • sulut
  • tojo una una
  • toli toli
  • ukm
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • wisata

Pos-pos Terbaru

  • Polemik Mobnas Alphard , Dipinjam Kejati Sulteng Hingga Dibeli Tanpa Lewat Pembahasan di Banggar DPRD Morowali
  • Pekerja Tower SUTET PT Heng Jaya Tewas Tidak Wajar , Polisi Selidiki Penyebabnya
  • Lubang Pada Ruas Jalan Nasional Wilayah Sulteng Tewaskan Warga
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • NEWS
    • POLITIK
    • Dunia
    • PARLEMENTARIA
    • HUKUM KRIMINAL
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • SULTENG
    • PALU
    • SIGI
    • PARIGI MOUTONG
    • POSO
    • TOLI TOLI
    • BUOL
    • TOJO UNA UNA
    • MOROWALI
    • MOROWALI UTARA
    • BANGGAI
    • BANGGAI LAUT
    • BANGGAI KEPULAUAN
  • REGIONAL
    • SULUT
    • SULBAR
    • SULSEL
    • SULTRA
  • LEISURE
    • KULINER
    • GAYA HIDUP
    • KESEHATAN
    • WISATA
  • Ekobis
    • PROPERTY
    • Bank
    • UKM
    • FINANCE
  • LIPSUS
  • LAINNYA
    • Berita Foto
    • Wawancara

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.