PALU, portalsulawesi.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, disetiap awal bulan mengadakan press release terkait sejumlah data strategis bulanannya.
Pada penyampaian press release oleh pihak BPS Sulteng, yang berlangsung Jumat (1/3/2019), bertempat.di ruang Vicon Kantor BPS, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Faizal Anwar, M.T. didampingi Kepala Bidang Distribusi G.A Naser, SE, MM, ujar Annisa Nur Kusuma, bagian kehumasan BPS Sulteng melalui notulen yang disampaikan kepada para insan pers.
Adapun bahan Press Release yang disampaikan, yang merupakan data strategis BPS Sulteng di bulan Februari 2019 meliputi Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Sulawesi Tengah, Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah, Januari 2019, Perkembangan Nilai Tukar Petani Sulawesi Tengah, Februari 2019, dan Perkembangan Tingkat Penggunaan Sarana Akomodasi dan Transportasi Sulawesi
Tengah, Januari 2019.
Secara umum, dalam paparannya Kepala BPS Sulteng, Ir.Faizal Anwar, M.T menyebutkan bahwa kondisi inflasi/deflasi dari 82 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 13 kota mengalami inflasi dan 69 kota mengalami deflasi.
“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,98 persen dan inflasi terendah di Kota Kendari sebesar 0,03 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 2,11 persen dan terendah di Kota Serang sebesar 0,02 persen,” paparnya.
Untuk penurunan indeks harga terjadi pada kelompok bahan makanan (1,82 persen), dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,35 persen). Sedangkan
kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok sandang (0,82 persen), kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,54 persen), kelompok kesehatan (0,46 persen),
kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,30 persen), dan kelompok
transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,04 persen).
Sementara itu, untuk Laju inflasi tahun kalender bulan Februari 2019 sebesar -0,08 persen dan inflasi year on year (Februari 2019 terhadap Februari 2018) Kota Palu tercatat sebesar 5,98 persen. (karin)
REDAKTUR : NILAWATI

