Palu,portalsulawesi.id – Upaya Kepolisian resort Donggala dalam menyelidiki dugaan penyimpangan Pengadaan Kapal di Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala Tahun 2016 mendapat Dukungan dari berbagai Fihak, salah satunya dari Lembaga bantuan Hukum (LBH) Sulawesi Tengah.
Direktur LBH Sulteng,Ahmar Wellang SH mengatakan,Pihaknya mendukung Upaya kepolisian dalam mendalami dugaan Penyimpangan dalam Proses Pengadaan Kapal Untuk Sekolah di Dusun maputi Desa Panggalaseang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala Tahun 2016 lalu.
Menurutnya,Pengadaan kapal Penumpang yang diperuntukkan buat Guru dan Peserta Didik di Sekolah seatap Dusun Maputi di Pulau Maputi haruslah dikaji dengan seksama,segala hal yang menjadi Faktor keselamatan Pengguna kapal seharusnya menjadi Hal yang tidak bisa dikesampingkan.
“Proses perencanaan kapal tersebut seharusnya memperhatikan Faktor keselamatan Penumpang Kapal,apalagi kapal ini diperuntukkan bagi Guru dan Peserta didik,harusnya Kapalnya lebih Bagus dan Aman berlayar “ ujar Ahmar kepada Portalsulawesi.
“secara Kelembagaan kami mendukung Upaya Polres Donggala mengusut keberadaan kapal tersebut,karena jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan bersama terhadap pengguna kapal tersebut dilautan,maka akan terjadi bencana kemanusiaan”
KBO reskrim Polres Donggala,Iptu Bobby Ismail membenarkan fihaknya telah melakukan Pemanggilan terhadap semua fihak yang terlibat dalam Proses pengadaan kapal tersebut,menurutnya kasus ini menjadi Atensi tersendiri dari kapolres Donggala.
“Kasus ini mendapat Atensi Khusus Kapolres Donggala,karena jika dilihat dari Fisik Kapal dan Peralatan Pendukungnya,sangat tidak layak dijadikan Kapal Angkut Pelajar,bisa sangat membahayakan Penggunanya kelak “ Ujarnya.
Informasi yang berhasil dihimpun Portalsulawesi,Pihak Polres telah melayangkan surat Panggilan Pemeriksaan kepada Berbagai Fihak,salah satunya adalah PPTK kala itu, Tujuan Pemanggilan tersebut adalah langkah awal untuk mengungkap Kejanggalan dari Pengadaan Kapal Pendidikan tahun 2016 tersebut.
“Surat Panggilannya sudah kami Kirimkan, rencananya hari Jumad ini (27/10) pak Supriyadi S.Sos Selaku PPTK akan kami mintai Keterangannya di Polres Donggala “ Tegas Bobby Ismail.***
Reporter : Heru

