Palu, portalsulawesi.id – Kepolisian Resort Palu resmi Menahan Lima Orang yang di duga Kuat melakukan Pengeroyokan seorang Jurnalis di Kota Palu beberapa waktu lalu,Pengeroyokan tersebut terjadi disebuah Kedai Kopi dilakukan secara brutal dan terekan CCTV.
Penyidik Polres Palu senin Malam (12/6/2017) menahan tiga Orang tersangka lagi setelah pekan Kemarin menahan dua orang tersangka setelah pihak kepolisian menyatakan Cukup bukti kelima orang tersebut melakukan Tindakan Brutal terhadap Andono Wibisono,Pimpinan Redaksi Harian Kaili Post.
Kelima Tersangka Tersebut yakni AW,SH,AT,AR,BD dan IY, mereka diketahui merupakan Warga Yang berdomisili di kabupaten Sigi.
Kapolres Palu AKBP Christ Pusung membenarkan Perihal telah di “Kerangkengnya” kelima Tersangka Pengeroyokan Wartawan tersebut, bahkan salah satu tersangka merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di OPD Kabupaten Sigi.
Pengungkapan Kasus ini tidak hanya selesai dengan menahan dan memproses Hukum kelima tersangka Pengeroyokan Wartawan tersebut, Polisi akan mendalami dan mengungkap Aktor intelektual dari tindakan yang bisa dikategorikan sebagai Tindakan Persekusi tersebut.
“Ada yang menggerak Mereka pastinya,ada yang mensponsori Ulah premanisme Mereka,Polisi Harus usut Tuntas dan mengungkap siapa Dalangnya “ tegas Penasehat Hukum (PH) Korban,Amat Entedaim SH.
‘’Karena dalam BAP korban ada salah satu oknum pejabat ASN yang ada dalam peristiwa hukum itu berteriak, makanya jangan beritakan Bupati Sigi sembarangan sebaiknya juga diusut. Karena itu adalah motif. Karena itu juga akan kami sampaikan pada kejaksaan,’’ ujarnya sengit di Palu.
Ia mengapresiasi langkah cepat penyidik. Tapi sebaiknya, jangan hanya pada kasus penggeroyokan. Harusnya lebih menjerat lainnya yang turut serta beberapa orang yang memiliki dugaan perencanaan penggeroyokan yang datang di salah satu warung kopi di Kota Palu.
‘’Jelas ada empat mobil dan beberapa orang kendaraan roda dua. Itu siapa semua dan apa motifnya,’’ jelasnya serius.*** [KP]

