Poso, portalsulawesi.id,- Kondisi Alam Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Poso ,beberapa Tebing di jalan Propinsi ruas Palu-napu tampak labil, Retakan Jalan dan Longsor mengancam Pengguna Jalan.
Minggu Sore (4/6/2017) sekitar Pukul 14.20 Wita telah terjadi Longsor di Ruas jalan Palu-Napu,tepatnya di tanjakan Kedua Padeha dari arah desa Sedoa Kecamatan Lore Utara kabupaten Poso.
Akibat Longsor tersebut,seorang mahasiswa tertimpa Pohon hingga Meninggal Dunia, Putusnya akses jalan menyebabkan Korban Tidak dapat di evakuasi ke Kota palu . Korban Yang merupakan Warga Desa Winowanga Kecamatan Lore Timur tersebut menderita Lupa Parah dikepala, Korban bernama Wanri (20) adalah Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di palu.
Kepala desa Sedoa Berta megati dikonfirmasi terkait kejadian yang menyebabkan Korban Meninggal dunia membenarkan Insiden tersebut,menurutnya Korban Meninggal Dunia sesaat Akan dirujuk Kerumah Sakit akibat Luka Parah dikepalanya.
“Korban tertimpa Pohon yang ikut tumbang karena Tebing Longsor, Korban Bersama saudaranya berboncengan saat kejadian tersebut ,masih sempat di evakuasi ke Puskesmas “ Ujar Kades Sedoa kepada portalsulawesi.
Hal serupa disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Poso,Masdian kepada media ini,menurutnya Tanah disepanjang jalur palolo-Napu saat ini terdeteksi rawan Longsor karena masih Labil.
“Tebing di sepanjang Ruas jalan Propinsi Palolo-Napu terdeteksi Rawan longsor dan labil akibat Guncangan Gempa Poso tanggal 29 Mei lalu,sehingga Berpotensi tanah Longsor sehingga Kami selalu waspada “ Ujar Kaban BPBD Poso di Wuasa,Lore Utara.
Terkait Korban Tewas yang terjadi Minggu Sore di tanjakan Padeha,Kaban BPBD Poso tersebut juga senada dengan Penjelasan Kepala Desa Sedoa,Berta Megati.
“Korban Adalah Mahasiswa di Palu,warga Desa Winowanga tertimpa Pohon saat Longsor di Tanjakan padeha Sore tadi,Korban sempat dilarikan ke Puskesmas ,karena Tenaga Medis tidak mampu dan merujuk Korban ke Rumah sakit dipalu,Cuma karena Longsoran tidak bisa ditangani cepat untuk akses jalan Ambulance maka korban meninggal dalam perjalanan saat mau di evakuasi, meninggalnya di lokasi dia tertimpa Pohon tersebut “ Jelas Kaban BPBD Poso tersebut.
“Besok kita Upayakan membuka Akses Jalan tersebut,kami tidak berani ambil resiko bekerja malam karena kondisi Cuaca yang tidak menentu dan Kondisi Tebing sekitaran labil serta penerangan yang terbatas “ Pungkas Masdian .***
Reporter : Eby Pokare

