Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Kedatangan Syarifuddin Udu di tanah kelahirannya Kabupaten Muna, dalam rangka mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati periode 2020-2025 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muna yang akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang.
Sudah empat Partai Politik (Parpol) Syarifuddin Udu mengambil formulir dan sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Muna periode 2020 – 2025.
Syarifuddin Udu yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementrian dalam negeri mengatakan saat ini saya sudah mendaftar di empat Parpol sebagai syarat maju sebagai Calon Bupati pada Pilkada Muna 2020 mendatang.
“Untuk hari ini, kami melakukan pendaftara tiga partai sekaligus, pertama partai Demokrat, kedua Nasdem, dan ketiga Partai Golkar. Dengan selesainya tiga Partai hari ini, maka sudah genap empat Partai pendaftaran saya masukan, yang sebelumnya Partai PDI Perjuangan sudah dilakukan,” kata SU dalam jumpa persnya di posko pemenangan, sabtu (12 Oktober 2019).
Dia melanjutkan, Sengaja saya mendaftar dibeberapa Partai, sebab dari empat Partai yang membuka pendaftaran, sejalan atau kesesuaian dengan visi misi saya sebagai bakal calon Bupati Muna. Dengan saya mendaftar di empat Partai ini, berarti saya memiliki potensi besar untuk mendapatkan beberapa Partai pengusung.
“Walaupun ini baru tahap penjaringan bakal calon Bupati, sebagai calon akan berusaha untuk mendapatkan Partai dimana iya mendaftar. Ini sebagai tekat saya untuk maju pada Pilkada 2020 mendatang, supaya masyarakat tahu bahwa saya betul serius untuk masuk sebagai bursa calon Bupati 2020-2025,” terangnya.
Dia menuturkan, bukan hanya visi misi bisa bersatu dengan keempat Partai, akan tetapi ada komitmen untuk membesarkan partai, dan bila kita berkoalisi, itulah konsekuesi yang harus diemban.
Putra daratan Muna yang lahir di Kecamatan Tongkuno Syarifuddin menyampaikan, dari pemilihan legislatif lalu, tidak ada satu Partai Politik yang bisa mengusung satu calon Bupati, semua harus bisa berkoalisi supaya bisa mengantar satu kursi calon Bupati.
“Dari empat partai yang sudah didaftar, semua sudah dilakukan komunikasi intens dari tingkat bawah sampai tingkat pusat, hanya terlalu dini bila di pastikan partai mana saja, tidak etis mendahului DPP partai sebagai penentu keputusan,” ungkap sang matan Camat Wakorumba, dahulu berada di labuan saat ini masuk Kabupaten Butur.
Dia juga menyatakan, Setiap partai akan menentukan kandidatnya, siapa yang akan diusung, akan tetapi saya optimis maju di Pilkada Muna 2020 mendatang. Ketika saya optimis, maka saya pastikan ada partai pengusung yang akan mendukung saya sesuai dengan perundang undangan dan jumlah kursi yang dipersyaratkan.
Untuk vigur wakil, sudah ada beberapa nama yang dikantongi, tapi ini perlu pendiskusian dan persetujuan dengan partai pengusung, karena tidak mungkin semua partai akan mengusung orang menjadi wakil, bebernya.
Bila dr. LM. Baharudin mau menjadi wakil, Syarifuddin mengungkapkan Semua kemungkinan bisa terjadi dalam berpolitik, bisa saja menjadi wakil saya didalam Pilkada 2020, selagi tidak melanggar aturan yang dipersyaratkan.
Laporan : La Ode Alim

