Morut,portalsulawesi.id- Kehadiran sekelompok orang yang mengaku sebagai wartawan nasional di beberapa Desa dipelosok Kecamatan Bungku Utara dan Mamasalato Kabupaten Morowali Utara membuat resah sejumlah kepala desa,pasalnya oknum tersebut memintai sejumlah uang dengan alasan yang tidak jelas.
Salah satu korbannya adalah Kepala Desa Ueruru,Anwar Hasan,kepada portalsulawesi mengaku didatangi empat orang yang mengaku wartawan dari salah satu media Nasional.
Menurut Anwar,mereka yang datang mengendarai Mobil Minibus Warna Putih Jenis Toyota Avansa datang kepadanya dengan dalih menanyakan pengelolaan dana desa (DD) dan RAB Desa ,ujung ujungnya mereka meminta Kepala Desa menyediakan Dana untuk ganti biaya transportasi dan uang silaturahmi sejumlah Rp.1 juta.
“Awalnya bertamu,lantas mulai bertanya ini itu tentang Dana Desa,minta RAB Desa dan mencoba mencari cari kesalahan kami,ujung ujungnya minta disediakan uang satu juta rupiah ” kata Kades Ueruru,Sabtu (31/01/2020) dikediamannya.
Bahkan,Istri Kepala Desa yang juga menjabat Bendahara Kelompok KSM Cahaya Abadi ikut jadi sasaran Pemerasan Oknum Wartawan tersebut.
Kades Ueruru memilih untuk tidak melayani kemauan oknum tersebut, akibatnya mereka dongkol dan marah marah sambil meninggalkan rumah Anwar Hasan.
“Karena tidak saya layani, empat oknum itu mungkin dongkol lalu bergegas meninggalkan tempatnya,” tutur Anwar.
Kabarnya,oknum tersebut bergerilya di desa desa yang terpencil untuk mencari celah kasus kepala desa dan ujungnya minta “Uang Damai” ,para kepala Desa meminta aparat hukum untuk dapat melakukan tindakan penertiban dari aksi aksi tidak terpuji tersebut.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulteng,Mahmud Matangara SH angkat bicara,dirinya meminta aparat hukum bertindak tegas atas kelakuan oknum yang mengatas namakan Wartawan.
“Saya minta aparat hukum menindak tegas oknum yang mengatasnamakan wartawan untuk memeras dan menyalahgunakan profesi,bukan berarti dia wartawan lantas kebal hukum ” tegas Wartawan senior Sulteng tersebut.***
Penulis : Rudini
Editor : heru

