Bunta, portalsulawesi.id – Tim evakuasi akhirnya menghentikan atau menutup proses pencarian terhadap korban banjir bandang di Desa Huhak, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penghentian pencarian itu berlangsung Rabu (7/6/2017). Penutupan diumumkan oleh Camat Bunta Ismed Wardana, selaku koorodinator pencarian korban sesaat setelah dilakukan pencarian pada hari keempat.
Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno yang dimintai keterangannya melalui Kapolsek Bunta Iptu Candra, menyatakan, pengentian pencarian sudah disepakati pihak keluarga korban hilang.
Ia mengatakan dan pertimbangan keselamatan penyelam. Sebab, tim evakuasi sudah mencari hingga ke radius 6 kilometer, dan kedalaman 60 meter.
Meski demikian, Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat, khsusnya para nelayan, apabila menemukan korban ataupun benda-benda yang berkaitan dengan bencana banjir bandang segera melapor ke aparat setempat agar segera ditindak lanjuti.
Kapolsek mengungkapkan, sejauh ini, tim gabungan baru menemukan satu korban yang diidentifikasi bernama Suharman Patompoh alias Amang (35) yang merupakan Bendahara Desa Biga, Kecamatan Walea Besar, Kabupaten Tojo Una-una.
Korban ditemukan mengapung dari jarak 100 meter dari bibir pantai. Selain itu, tim evakuasi juga menemukan bangkai mobil Toyota Avansa bernomor polisi DN 415 CB.
Sementara dua korban yang belum ditemukan diidentifikasi bernama Abidin T Kusang, Kades Biga, Kecamatan Walea Besar, Kabupaten Touna. Dan sopir PO Mitra Touna, Ardi Mang. “Mobil PO Mitra Touna juga belum ditemukan,” beber Kapolsek.
source: Humas Polres Banggai

