Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Bupati Muna LM. Rusman Emba menyerahkan 260 Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS menjadi PNS di aula pertemuan kantor Bupati tepat di hari Kesadaran Nasional, senin (17 Juni 2019).
Plt. Kadis BKPSDM Muna Rustam mengatakan Kuota 260 yang mendapatkan SK pengangkatan yang diberikan oleh Bupati Muna LM Rusman Emba secara simbolik berasal dari 259 tes CPNS 2018 dan satu dari PTT dokter gigi. SK pengangkatan PNS mulai berlaku dari 1 Maret 2019, masih ada satu tahun untuk dilakukan prajabatan.
“Biaya prajabatan untuk CPNS yang sudah diberikan SK pengangkatan 2019, akan ditanggung oleh Pemda Muna dibawah kepemimpinan LM. Rusman Emba,” ungkapnya.
“Masih ada empat orang CPNS yang bermasalah, apakah dinyatakan batal atau bagaimana nanti oleh BKN, yang jelasnya kita masih koordinasi terus,” bebernya.
Sebelumnya Rustam (29/4) lalu mengatakan ada dua CPNS yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pertama tidak sesuai ijazah formasi dan kedua berstatus istri kedua mengundurkan diri.
Usai pelantikan Bupati Muna LM. Rusman Emba diruang kerjanya menuturkan, Terkait yang bermasalah atau TMS kita akan serahkan pada mekanisme yang berlaku di Kemenpan RB dan BKN, sebab mereka punya data secara otomatis.
“Jika ada satu yang berhalangan yang pasti ada mekanisme pengusulan pergantiannya, tetap terus berjalan pengusulannya, tinggal akhirnya kita kembalikan kepada Kemenpan RB dan BKN,” tutur orang nomor satu di Muna.
“Posisi yang kosong dalam CPNS yang masih bermasalah atau dinyatakan TMS, harus diisi sesuai mekanisme aturan yang berlaku,” terangnya.
Jangan kita sia siakan kuota CPNS yang telah memenuhi syarat lulus dan menjadi jatah Kabupaten Muna, tutupnya.
Untuk diketahui, jatah CPNS Kabupaten Muna tahun 2018 sebanyak 290 orang, sementara yang diumumkan lulus CPNS sebanyak 263 orang.
Laporan : La Ode Alim

