Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Lahan petani yang siap ditanami jagung kuning di Kabupaten Muna seluas 5.777 Ha untuk masa tanaman periode April sampai September 2019.
Jumlah angka luas lahan didapat dari hasil evalusi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Muna dalam mengawal secara serius penanaman jagung petani di Muna.
Pelaksana Tugas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Muna La Ode Anwar Agigi, SP mengatakan untuk penanaman jagung musim tanam April sampai september 2019 sesuai data yang masuk, bantuan benih yang diberikan kepada petani dalam rekapan data seluas 5.777 Ha.
“Penanaman jagung mengalami peningkatan dari musim tanam sebelumnya, naik 170 persen dengan tren positif dari luas sebelumnya 2.465 Ha. Peningkatan ini terjadi setelah kita mengevaluasi proses penanaman dari hulu kehilir, kita kawal penanamannya dan kita pastikan pasar penjualan jagungnya, minat petani untuk menanam jagung meningkat,” kata Anwar Agigi yang juga mantan Sekertaris Dinas Pekerjaan Umun, jumat (28 Juni 2019).
Dia melanjutkan, Karena ini komoditas bisnis yang harus diurus oleh Pemerintah Daerah (Pemda), ini juga sejalan dengan arahan Bupati Muna LM. Rusman Emba untuk menjadi gerakan daerah kita sebagai sentra jagung kuning.
“Program ini harus dimanfaatkan benar benar oleh masyarakat kita, Pemda Muna berkeinginan menjadikan Muna sebagai pusat perdagangan jagung di Sulawesi Tenggara,” ungkap Anwar Agigi usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kabupaten Muna.
“Jagung yang dikembangkan saat ini berjenis hibrida yang dikenal jagung kuning, varietasnya memang beragam keluaran dari pabrik, ada episi, bisi, kalau yang di Muna bibit yang ditanam yaitu bisi 2 dan bisi 18, ada juga bisi 228,” terangnya.
“Sebaran penanaman jagung, yang paling luas berada di Kecamatan Kabangka, lainnya tersebar di Kecamatan Kabawo, Parigi, Napabhalano, Watopute,” katanya.
Menurutnya, Saat ini petani kita sedang melakukan penanaman sampai dengan akhir juni, di bulan juli kita melarang petani untuk menanam sebab masuk jalur merah, curah hujan hampir tidak ada.
Untuk tahun 2019 ini, jagung yang keluar dari Muna dikisaran angka 1.000 ton lebih, dengan jalur pemasaran tol laut pelabuhan raha yang dibawah ke makasar, lewat pelabuhan tampo dipasarkan di kota kendari dan lewat pelabuhan tondasi, dan lewat pelabuhan wamengkoli dipasarkan di kota bau bau, tutupnya.
Laporan : La Ode Alim

