Palu, portalsulawesi.id – Anggaran pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di Kabupaten Donggala belum kunjung turun. Padahal jelang akhir tahun 2017, TNI/Polri telah melakukan kegiatan pra pengamanan pilkada 2018.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua DPRD Donggala Moh Yasin. Dia mengatakan belum turunnya anggaran karena masih menunggu asistensi dari Provinsi.
“Masih menunggu asistensi anggaran dari provinsi,”kata politikus Gerindra itu ditemui di Bandara Mutiara Palu Rabu malam lalu (25/10/2017).
Dia mengatakan akibat mengalami defisit anggaran saat ini, Pemerintah Donggala banyak memotong anggaran sehingga berdampak perampingan anggaran di berbagai kegiatan termasuk anggaran pengamanan Pilkada Donggala 2018.
“Kita mengalami defisit Karenanya banyak anggaran yang dirampingkan,” katanya.
Ditanya berapa kisaran anggaran pilkada 2018 Pilkada Donggala, Yasin menjelaskan kisaran 10 miliar untuk TNI dan Polri naik ketimbang tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kan tiga miliar. 10 miliar itu Pengamanan itu satu kali, Polisi, TNI Panwaslu juga kan pengawasan,” tutur Yasin.
Sebelumnya, Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian Rishadi, S.IK Saat bertatap muka dengan sejumlah wartawan di Donggala mengatakan pihakanya belum mendapatakan kepastian anggaran pilkada , padahal kegiatan pra pengamanan pilkada telah mulai dilaksanakan.
“Kami telah mengumpulkan semua kapolsek dan bhabinkamtibmas se polres Donggala untuk melakukan apel kesiapan pra pengamanan pilkada 2018, itu masih memprgunakan anggaran dari Polres Donggala sendiri,” ujar Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang tersebut.
Menurut Kapolres, kegiatan pra pengamanan jelang pilkada merupakan sebuah antisipasi dini dalam rangka memetakan segala hal yang erat kaitannya dengan pelaksanaan pesta demokrasi.
“Kita mulai memetakan wilayah potensi rawan konflik saat pilkada digelar diantaranya kecamatan Labuan, sejumlah desa dipesisir pantai barat Donggala, antisipasinya kami melakukan penebalan pasukan,” ujar Arie Ardian.
Polres Donggala menyiapkan 2/3 kekuatan personil dalam menghadapi pilkada Donggala tahun 2018.
Reporter: Widjaja/Heru

