Donggala, portalsulawesi.id – Ratusan personil gabungan dari Polda Sulteng dan Polres Donggala dikerahkan ke Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
“Iya kita kerahkan 4 peleton personil gabungan dari polda dan polres,” kata Wakapolres Donggala Kompol M. Nur Asjik Sabtu pagi (10/6/2017).
Mereka dalam rangka melakukan pengamanan terkait insiden sekelompok warga yang melakukan penyerangan ke salah satu rumah tokoh masyarakat di Desa Lero.
Informasi yang dihimpun menyebutkan salah satu tokoh masyarakat yang rumahnya diserang warga itu diduga sebagai pelapor Kades Lero. Kades Lero kini diperiksa di Kejari Donggala.
“Kelompok pendukung kades tidak terima kadesnya diperiksa (Kejari),” jelas Wakapolres Donggala.
Diduga salah satu tokoh masyarakat itu lah pelapor Kades Lero Armas Mohamad Amin yang dituduh menyalahgunakan ADD hingga rumahnya diserang pendukung kades. Terlepas dari itu, tokoh masyarakat tersebut juga adalah lawan politik Kades Lero.
“Nanti pihak terkait yang akan membuktikan kades itu salah atau tidak. Kami berharap masyarakat bisa memahami,” kata wakapolres.
Sementara itu hingga berita ini disusun aparat gabungan masih siaga di Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.
“Hingga masyarakat benar-benar aman baru kita akan menarik personil,” tutup Wakapolres Kompol M. Nur Asjik.
Reporter: Afdal

