PALU,Portalsulawesi. Com – Menyadari masih banyaknya kekurangan pada Universitas Tadulako sehingga kadang kala menimbulkan ketidaknyamanan bagii para mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus ini. Namun demikian, dengan kekurangan itulha diharapkan kepada para lulusan alumni Untad, agar kiranya dapat lebih mencintai Almamaternya dimanapun mengabdi. Hal ini disampaikan oleh Rektor Untad, Muhammad Basir Cyio, pada acara wisuda Untad ke-19 tahun 2018, Kamis (22/3/2018), bertempat di auditorium untad.
Masih pada kesempatan yang sama, Rektor Untad Muhammad Basir Cyio mengatakan wisuda lulusan Untad kali ini tergolong sangat istimewa dengan kehadiran Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria, yang sekaligus menyampaikan orasi ilmiahnya.
“Semoga saja ilmu yang diberikan melalui orasi ilmiha rektor IPB ini, bisa menjadi bekal bagi para alumni Untad dalam pengembangan diri ditengah-tengah masyarakat,” harap Basir Cyio.

Sementara itu, mewakili Gubernur Sulteng, Faisal Mang, selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulteng menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan selamat pula kepada civitas akademik Universitas Tadulako yang telah berhasil dalam melahirkan insan-insan yang intelektual, yang pada gilirannya nanti mereka akan menjadi akselerator penting dalam membangun Sulawesi Tengah yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing .
Menyandang status sarjana di tengah kompleksitas dimasyarakat, tentu saja membawa konsekuensi moral dan intelektualitas yang tidak mudah. Sebab dimata masyarakat awam, para alumni Untad dipandang mempunyai nilai lebih baik dari sisi keilmuan dan beretika untuk dijadikan figur pedoman, pelopor dan tauladan yang mampu menggerak dan mengarahkan masyarakat menuju kemandirian dan daya saing.
“Itulah gunanya ilmu yang didapatkan selama dibangku kuliah, dapat diterapkan dimasyarakat dan harus mampu mengkolaborasi kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional,” harapnya.
Olehnya, etika dan kedisiplinan, diyakini dapat menjadi kunci utama dalam menentukan perjalanan para wisudawan/ti dalam hidup bermasyarakat. ***
REDAKTUR :NILAWATI

