Palu,Portalsulawesi.Id –Pembunuhan terhadapWartawan Demas Laira (28), wartawan media Online Kabardaerah.com di Dusun Salu Bijau jalan poros Mamuju-Palu, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga ,sahabat serta rekan seprofesi Almarhum.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) wilayah Sulawesi Tengah,Mahmud Matangara mengecam tindakan kriminalisasi terhadap wartawan Demas Laira yang berujung dengan kematian korban, rasa turut berduka cita disampaikan wartawan senior di Sulawesi Tengah ini mewakili rekan rekan wartawan disulteng.
” sebagai sesama wartawan terkhusus wartawan online,saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya sahabat kami Demas Laira di mamuju tengah akibat pembunuhan ,kami mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan itu ” ujar Mahmud Matangara kepada portalsulawesi.Id.
Selaku sesama pekerja media, Mahmud Matangara meminta semua fihak yang merasa tidak nyaman dengan sebuah karya jurnalistik seorang wartawan haruslah menempuh cara yang diatur dalam undang undang Pers, sehingga terhindar dari tindakan brutal dan premanisme.
“Ini kejahatan Kemanusiaan, wartawan dalam bekerja dilindungi oleh Undang Undang Pers No 40 tahun 1999, jika merasa dirugikan silahkan mengadu ke Dewan Pers , jangan pakai cara cara brutal ,ini tindakan keji ” tegasnya
Almarhum Demas Laira ditemukan tewas dengan beberapa luka tusukan, akibat benda tajam, Kamis dini hari (20/8/2020).
Korban yang keseharian bekerja sebagai wartawan online diketahui beralamat di Dusun Marga Mulya, Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.
Penemuan jenazah korban awalnya dikira kecelakaan lalu lintas, setelah olah TKP oleh Polisi ditemukan adanya indikasi pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah (Mateng) Iptu Agung Setyo Negoro mengungkapkan, bahwa Demas Laira ditemukan tewas dipinggir jalan poros wilayah Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, dini hari sekira pukul 02.00 WITA.
“Awalnya kami kira korban kecelakaan lalu lintas. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan indikasi pembunuhan,” kata Agung, Kamis (20/8),seperti dilansir dari kabardaerah.com.
Dari Hasil pemeriksaan kepolisian, di tubuh Demas Laira wartawan Kabardaerah.com itu ditemukan luka tusuk sebanyak tujuh kali, di bagian ketiak kiri hingga tembus bagian dada.
“Setelah melakukan olah TKP, kami membawa Demas ke Rumah Sakit RS Satelit Mamuju Tengah, untuk melakukan visum,” katanya.
Lebih lanjut, Agung mengatakan, selain adanya indikasi pembunuhan, pihaknya juga menemukan sejumlah barang di sekitar temuan jenazah Demas.
“Kami sudah mengamankan motor milik korban, kartu identitas korban, serta sepatu sebelah kanan yang belum kami tahu siapa pemiliknya,” ungkapnya
Polisi masih terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan keji tersebut ,Jenazah Demas sudah diambil pihak keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman.***
Penulis : Heru













