Donggala,Portalsulawesi.Id –Hujan deras yang mengguyur sebagian besar kabupaten Donggala mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir,luapan air hujan yang memenuhi selokan dan jalan tampak telah menggenangi rumah warga,fasilitas umum dan jalan raya, Selasa (01/04/2025).
Warga yang bermukim di kota Donggala tampak panik menyelamatkan barang berharganya agar tidak terendam air bah yang telah memasuki pemukimannya, bahkan air yang mencapai ketinggian diatas 30 cm tampak pula telah merendam kawasan perkantoran termasuk rumah sakit Kabelota Donggala di kelurahan Kabonga.
Dalam pantauan media ini, banjir juga menggenangi rumah warga di kelurahan labuan bajo,Maleni, Kabonga hingga kearah kelurahan Ganti. Kondisi drainase yang dangkal dan tidak singkron diduga kuat menjadi salah satu penyebab meluapnya air hujan yang hingga saat ini masih terus turun dengan deras.
Bupati Donggala ,Vera Elena Laruni tampak turun kewilayah yang terdampak banjir. Melalui siaran langsung yang diunggah akun media sosial warga Donggala @atin_ tampak orang nomor satu di kabupaten Donggala ini dengan menggunakan pakaian sederhana turun mengecek kondisi banjir, Vera Laruni tampak dipayungi ajudan menyusuri kelurahan Labuan Bajo dan sekitarnya.
Heri Soumena, salah satu warga Donggala yang kerap mengkritisi masalah sosial dikabupaten Donggala meminta pemerintah Vera laruni-Taufik Burhan untuk dapat memikirkan solusi terbaik untuk mengatasi banjir dan memprioritaskan penataan drainase dikota Donggala.
” Ketimbang membangun jalan kabupaten milyaran,lebih baik dialokasikan untuk memperbaiki saluran drainase serta penataan pemukiman agar saat hujan melanda warga tidak kebanjiran” ungkapnya kepada media ini.
Heri juga mengkritisi pembangunan drainase dalam kota Donggala tahun 2023-2024 yang terkesan asal kerja,sehingga disaat terjadi hujan deras terjadi pendangkalan yang berakibat meluapnya air hujan ke pemukiman.
” Inspektorat dan APH tolong buka mata,ini hujan belum seberapa tetapi banjir melanda dimana mana, periksa itu pekerjaan drainase dalam kota Donggala,betulkah hasil kerjanya sesuai dengan kontrak? Atau hanya mengejar keuntungan semata…” Sindirnya.***
Pewarta : Heru
















