Parimo,portalsulawesi.id– Insiden yang menimpa ketua KPU Parimo,Abdul Chair dikediamannya di Desa Torue langsung ditangani oleh Kepolisian Resort Parimo,lima orang terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan diamankan Polisi di tempat kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Parimo,AKBP Sulhan Efendi Lubis S.I.K kepada portalsulawesi membenarkan pihaknya sedang memeriksa secara insentif lima orang yang diduga kuat melakukan pengeroyokan dan pemukulan ketua KPU Parimo ,senin (20/05/2019) pukul.01.10 Wita Dinihari tadi.
“Benar,Yang diduga pelaku telah diamankan,saat ini masih dalam pemeriksaan untuk menentukan peran masing masing “ Ungkap Kapolres parimo lewat pesan singkat di aplikasi WhastApp kepada redaksi.
Dari sumber terpercaya,diketahui pengeroyokan yang berujung penganiayaan Ketua KPU Parimo ,Abd Chair dilakukan sejumlah orang di kediamannya di Desa Torue.
Rombongan Haji Amrullah S,Kasim Almahdali bersama empat rekannya pada senin dinihari (20/05/2019)pukul 01.10 Wita datang menyambangi rumah kediaman Pribadi Abdul khair,para pelaku langsung menggedor pintu rumah ketua KPU Parimo,Istri Abdul Khair yang membukakan Pintu sempat berdialog dengan para Tersangka Pengeroyokan tersebut.
Dalam dialog yang berlangsung tegang,Haji Amrullah S.Kasim Almahdali memaksa masuk kerumah walau telah diberitahu istri Korban bahwa suaminya tidak berada dirumah.
“kedatangan para pelaku sudah diketahui oleh korban,makanya korban berpesan kepada sang istri agar memberitahukan jika dirinya tidak berada dirumah demi keselamatan jiwanya,tetapi para pelaku memaksa masuk dan menggeledah isi rumah dan menemukan pak ketua di gudang Dapur “ Ujar sumber.
Haji Amrullah S.Kasim Almahdali sempat membentak dengan kata kata,”mana suamimu?”,dijawab istri Korban “Tidak ada “,kemudian mantan Calon Bupati Parimo ini mengatakan “Kamu Bohong,itu ada mobilnya “ dan langsung merangsek masuk ke dalam rumah.
Digudang dapur itulah ketua KPU Parimo,Abdul Chair dikeroyok dan dianiaya para pelaku, Amrullah Almahdali langsung menarik tangan Ketua KPU sambil mencekik Ketua KPU dibagian leher dan 4 orang rekannya melakukan pemukulan dibagian kepala dan menghantamkan kepala Ketua KPU kedinding.
Mendapat serangan tersebut,Ketua KPU Parimo berusaha melepaskan diri dan berlari menuju kerumah keluarga disamping Kantor Camat Torue,pihak keluarga kemudian menghubungi Polsek Torue untuk meminta bantuan perlindungan.
Polisi bergerak cepat, di TKP polisi mengamankan para terduga pengeroyokan dan penganiyaaan diantaranya Erwin Lakaseng, (46) warga desa Donggulu Kec. Kasimbar,Hidayat lembah,(42) warga Desa Dolago. Kec. Parigi Selata,.Hi. Amrullah. S. Kasim Almahdali (50), Desa Toribulu Kec. Toribulu, Mohar, (54)Desa Sidoan kec. Tinombo serta salah seorang yang identitasnya sedang di dalami Polisi.
Seperti diketahui ,pada perhelatan Politik pemilihan Bupati dan wakil bupati Parigi Moutong Tahun 2018 , haji Amrullah S.Kasim Almahdali berpasangan dengan Dra.Hj. Yufni Bungkudapu MSI (AMIN) dengan nomor urut 03,sementara itu pasangan H Samsurizal Tombolotutu – Badrun Nggai SE (SABAR) nomor urut (1) dan pasangan Erwin Burase S.Kom – Rahmawaty SAg (ERA Baru) nomor urut (2).
Pada Pilkada tahun 2018 diParimo ini,Pasangan Samsurizal Tombolotutu dan Badrun Ngai (SABAR) memenangkan Pilkada di urutan pertama dengan 44,08 persen suara, disusul pasangan Erabaru 21,71 persen suara serta dan pasangan Amin 34,21 persen suara.***
Penulis : Tim Redaksi













