Donggala,Portalsulawesi.id-Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menyiapkan lahan seluas dua hektare untuk pembangunan tambak udang di Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol. Proyek ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk mengakselerasi kebangkitan sektor budidaya udang yang sempat menjadi tulang punggung ekonomi pesisir di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Asagaf, mengatakan proyek saat ini memasuki tahap redesain sebagai bagian dari penyempurnaan perencanaan sebelum konstruksi dilanjutkan. “Progresnya sudah pada tahap desain ulang guna memastikan pembangunan tambak berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Ali, Jumat,(25/04/2026).
Ali menjelaskan, pembangunan tambak di Tonggolobibi tidak bisa dilepaskan dari rekam jejak historis kawasan itu sebagai sentra produksi udang. Ia mengungkapkan, aset tambak milik Pemerintah Kabupaten Donggala sebelumnya beralih ke Kabupaten Parigi Moutong pasca pemekaran wilayah. Tambak tersebut kini dikenal sebagai Tambak Udang Lebo.
Berpijak pada pengalaman tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mengembalikan kejayaan komoditas udang sebagai unggulan daerah. Saat ini, pekerjaan fisik telah memasuki tahap awal berupa penggalian lahan sebagai fondasi pembangunan kawasan budidaya terpadu.
Lebih lanjut, Ali menuturkan, proyek ini dirancang dengan pendekatan modern berbasis teknologi. Kawasan tambak akan dilengkapi infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan, fasilitas pembesaran dengan sistem polikultur, kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), hingga sarana penyortiran hasil produksi.
“Tambak ini kami siapkan sebagai proyek percontohan atau pilot project, sekaligus menjadi pusat pembelajaran dan transformasi teknologi budidaya bagi pembudidaya lokal,” kata Ali.
Keberadaan tambak tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor perikanan tanpa ketergantungan pada studi banding ke luar daerah. Selain itu, proyek ini juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor perikanan budidaya yang berorientasi pada keberlanjutan.(***)
Pewarta: Basrudin












