Sigi, PortalSulawesi.id – Anggota DPRD Kabupaten Bantul, Yuliana Tumonglo SM, memberikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan setelah menghadiri Festival Danau Lindu 2026 di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Ia menilai festival tersebut sukses menarik ribuan pengunjung dan menjadi contoh promosi budaya serta pariwisata daerah.
“Saya mengapresiasi Festival Danau Lindu. Sangat luar biasa, bagus dan meriah.”
Namun, tingginya antusiasme masyarakat menurutnya belum sepenuhnya diimbangi kesiapan infrastruktur.
“Saya sendiri sempat terjebak macet karena akses menuju lokasi memang kecil.”
Yuliana mengusulkan agar penyelenggara menyediakan kantong parkir yang lebih luas dengan pengamanan aparat dalam radius sekitar 500 meter.
“Kalau parkiran tertata, masyarakat akan nyaman dan potensi keributan bisa dihindari.”
Ia juga meminta penataan PKL dipusatkan dalam satu kawasan, penyediaan toilet umum di beberapa titik, serta lokasi khusus untuk area berkemah.
Menurut Yuliana, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugasnya sebagai anggota DPRD untuk menyerap pengalaman dan praktik baik dari daerah lain.
“Sebagai wakil rakyat Kabupaten Bantul, saya ingin memastikan setiap pengalaman dari daerah lain dapat menjadi bahan evaluasi dan inspirasi agar penyelenggaraan event pariwisata di Bantul semakin profesional, tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.”
Festival Danau Lindu 2026 yang mengusung tema “Lindu The Majestic Land – Merayakan Warisan Peradaban” menampilkan upacara adat, pasar UMKM, wisata kopi dan kakao, serta promosi Taman Nasional Lore Lindu. Dalam kesempatan tersebut, Kopi Robusta Sigi juga memperoleh sertifikat Indikasi Geografis yang memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional.











