Palu, Portalsulawesi.id- Tim Swadaya Taekwondo Fighter (STF) Sulteng tampil prima di Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup Seri 3 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Madani Palu, 7–8 November 2026, dengan meraih 7 emas, dan 11 perak.
Dalam laga tersebut STF Sulteng, mengutus 18 fighternya, untuk bertarung dalam beberapa kategori.
Dilaga perdana, Sabtu (7/11/2026), atlet STF Sulteng berhasil mengumpulkan 7 medali emas dan 8 medali perak dari kategori Festival Lapangan A serta pertandingan Lapangan B.
Tujuh medali emas tersebut dipersembahkan Nur Alifah, Nur Alinna, Meisya Putri, Syibilla Musfalita, Afika ZNA, I Putu Aditya, dan Ahmad Aldiano.
Sementara delapan medali perak dipersembahkan Nadiva Arisandi, Anindita Azura, Brain Simeon, Khanza, Fiyah, Bryan, Ayatul Husna, dan Jabez.
Sedangkan di hari kedua, Minggu (8/11/2026), tiga atlet STF Sulteng, kembali menyumbangkan medali perak, yang di sumbangkan Aqifa dan Devan dari Lapangan A serta Andra dari Lapangan B.
Dengan tambahan tiga medali tersebut, total perolehan medali STF Sulteng yakni, 7 emas dan 11.
Pelatih STF Sulteng, Sanim Khairil, mengatakan, keikutsertaan atlet STF Sulteng ada Wali Kota Cup Seri 3, merupakan bagian dari proses pembinaan untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, dan menambah pengalaman menghadapi kompetisi.
Sementara itu, Owner STF Sulteng, Lisa Harun, mengapresiasi perjuangan dan pencapaian seluruh atlet yang telah membawa nama STF Sulteng dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat berlatih, serta dukungan berbagai pihak, khususnya para orang tua yang selama ini turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak-anak mereka.
Dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan atlet, mulai dari mengikuti latihan rutin hingga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kejuaraan.
Capaian 18 medali tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet STF Sulteng untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi STF Sulteng, prestasi ini bukan sekadar perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang membangun atlet yang tangguh, disiplin, dan memiliki mental juara.(SL)












