Jayapura,portalsulawesi.id– Aksi heroik kembali ditorehkan prajurit TNI AD dari Batalyon 751/Vira Jaya Sakti ,dalam upaya penanganan penanggulangan bencana banjir bandang di Distrik Sentani Jayapura,tim penyisir dari Yonif 751/VJS menemukan seorang bayi yang terjebak di kolong rumah yang terendam banjir bandang.
Bayi yang diperkirakan berusia 5 bulan dari suku asli papua yang terjebak banjir di kolong rumah selama kurang lebih 6 jam di Kampung Taruna, Jl Sosial Taruna, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Kronologinya,Pada Minggu (17/3) pukul 08.00 WIT, tim penyisir dari Yonif 751 terdiri dari Sertu Hanafi, Sertu Samsi, Prada Yacob, Prada Yusril, dan Prada Syahril melaksanakan penanggulangan bencana banjir di sekitar kampung Taruna.
 “Saat melaksanakan penyisiran, seorang prajurit TNI a.n Prada Syahril menemukan bayi (umur 5 bulan) di kolong rumah masyarakat dengan posisi terjepit kayu runtuhan rumah,” ujar Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, Minggu (17/3),seperti dikutip dari Puspen TNI.
Prada Syahril dibantu rekan lainnya melaksanakan penyelamatan dengan menggunakan 2 buah gergaji untuk memotong kayu yang menjepit badan bayi tersebut.
“Bayi yang orang tuanya belum bisa diidentifikasi itu dikeluarkan dari jepitan kayu dalam keadaan selamat. Prada Syahril menggendong bayi tersebut selanjutnya dilarikan ke Puskesmas terdekat dengan sepeda motor. Namun di tengah jalan berpapasan dengan ambulans sehingga bayi berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani,” lanjut Kolonel Aidi.
Hingga Minggu (17/3) pukul 08.30 WIB, tercatat dampak banjir bandang sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 21 orang luka-luka.
Kerusakan meliputi 9 rumah rusak terdampak banjir di BTN Doyo Baru, 1 mobil rusak atau hanyut, serta jembatan Doyo dan Kali Ular mengalami kerusakan.
Sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani dan ada kerusakan 1 pesawat jenis Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani.***
Sumber : Pusat Penerangan TNI













