Donggala,Portalsulawesi.id- Banjir rob melanda Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Ahad sore, 4 Januari. Genangan air laut pasang dilaporkan sempat merendam permukiman warga di Dusun I desa tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala mencatat, fenomena pasang air laut berpotensi memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. “Fenomena air laut pasang berpotensi menyebabkan banjir rob di beberapa pesisir Kabupaten Donggala, salah satunya di Desa Walandano,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Donggala, Mardiana, Senin,(05/01/2026).
Selain Desa Walandano, genangan air juga dilaporkan terjadi di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, serta Desa Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan. BPBD Donggala mengerahkan personel ke sejumlah titik terdampak guna melakukan penanganan darurat dan memastikan kondisi warga tetap aman.
Mardiana mengatakan, penanganan banjir rob turut melibatkan unsur masyarakat setempat, mulai dari aparat desa, tim siaga bencana, hingga tokoh masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mempercepat respons di lapangan, terutama dalam membantu warga yang terdampak genangan.
BPBD memastikan kondisi di Desa Walandano berangsur normal setelah air laut surut. “Genangan di Desa Walandano dilaporkan telah surut. Warga setempat juga sudah dapat beraktivitas kembali,” kata Mardiana.(***)
pewarta:Basrudin











