Parimo,Portalsulawesi.Id- Pengguna Jalan lintas timur pada ruas jalan Nasional BPJN Sulteng pada Satuan Kerja ( Satker) Wilayah II Sabtu pagi terpaksa harus menunda aktivitasnya dikarenakan akses jalan tersebut tidak bisa dilewati, pasalnya, tumpukan material banjir berupa material kayu dan batu serta sedimentasi lumpur memenuhi badan jalan, Sabtu ( 11/05/2024).
Peristiwa tersebut terjadi pada lintasan jalan Nasional di desa Uevolo Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong, bencana banjir yang membawa material terjadi diperkirakan pada Sabtu pukul 04.00 dinihari. Akibatnya , salah satu rumah warga dilaporkan rusak akibat kejadian tersebut
Peristiwa banjir diruas jalan poros Parigi- Gorontalo ini terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak sore hari, akibatnya terjadi luapan air dari pegunungan yang membawa material bebatuan,kayu dan endapan pasir serta sampah ke badan jalan.
Rival (47),salah seorang warga Desa Uevolo menyampaikan via telpon keredaksi bahwa kondisi jalan Nasional di desanya saat ini terputus akibat Tumpukan material banjir, ” ada sekitar 500 meter ruas jalan tertimbun material banjir berupa kayu,bebatuan dan tanah serta pasir, mobil dari arah kotaraya dan Parigi tidak bisa lewat dan antri ” jelasnya.
Hal senada disampaikan Anto (36), supir rental Tolitoli-Palu yang tengah dalam perjalanan ke Palu. Dirinya terpaksa menunggu di desa Marantale dikarenakan akses jalan putus. ” Terpaksa saya bawa penumpang saya istirahat di desa Marantale dulu ,karena jalan di Uevolo putus tertimbun lumpur dan material kayu ” ungkapnya.
Masyarakat desa Uevolo dan para pengguna jalan berharap pemerintah dapat secepatnya kelapangan untuk membuka akses jalan yang tertimbun, pasalnya material yang bertumpuk sangatlah dibutuhkan alat berat untuk penanganannya.
” Kami butuh alat berat untuk menyingkirkan material banjir ini dibadan jalan ” ungkap Salim, Warga Uevolo dilokasi kejadian.
Belum ada pihak pemerintah yang dapat dikonfirmasi terkait kejadian ini, dilapangan tampak masyarakat setempat bergotong royong menyingkirkan sisa material yang menumpuk dibdan jalan dengan peralatan seadanya. ***
Pewarta : Syaiful
Editor. : Heru
















