Donggala,Portalsulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Donggala mengakselerasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026. Kementerian Kelautan dan Perikanan mengalokasikan anggaran Rp25 miliar untuk membangun kawasan perikanan terpadu yang ditargetkan menjadi penggerak baru ekonomi pesisir Donggala.
Lima kawasan pesisir ditetapkan sebagai lokasi pembangunan setelah memenuhi persyaratan teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki konsentrasi nelayan yang tinggi, potensi sumber daya perikanan, lahan yang clean and clear, serta infrastruktur dasar yang mendukung pengembangan kawasan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf, mengatakan Kampung Nelayan Merah Putih tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik. Program tersebut dirancang membentuk ekosistem usaha perikanan dari hulu hingga hilir sehingga aktivitas nelayan tidak berhenti pada penangkapan ikan, tetapi berlanjut pada penyimpanan, pengolahan, hingga pemasaran.,ujarnya Jum’at (05/08/2026).
Sejumlah fasilitas disiapkan untuk menopang ekosistem tersebut. Di antaranya dermaga, tempat pelelangan ikan, cold storage, pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan, sentra pengolahan hasil perikanan, koperasi nelayan, tempat docking kapal, serta bengkel perawatan kapal dan mesin. Anggaran Rp25 miliar itu tercantum dalam surat Kementerian Kelautan dan Perikanan tertanggal 29 Juli 2026.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mengubah pola ekonomi nelayan yang selama ini bergantung pada penjualan hasil tangkapan secara langsung. Rantai dingin yang lebih baik dapat menjaga mutu ikan, sementara fasilitas pengolahan membuka peluang peningkatan nilai tambah sebelum komoditas masuk ke pasar.
Efek ekonominya juga ditargetkan meluas. Akses terhadap sarana produksi, pengolahan, permodalan, dan pemasaran diharapkan menekan biaya operasional sekaligus memperluas pasar. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi dari peningkatan produktivitas dan pendapatan rumah tangga nelayan.
Pemerintah Kabupaten Donggala juga menyiapkan penguatan kapasitas nelayan melalui pelatihan, bantuan sarana produksi, akses pembiayaan, dan pendampingan usaha. Dengan pendekatan kawasan perikanan terpadu, Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan menjadi simpul ekonomi baru yang menciptakan lapangan kerja, memperkuat rantai nilai perikanan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.(***)
Pewarta: Basrudin











