Donggala,Portalsulawesi.id- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi melakukan pergantian pimpinan di DPRD Kabupaten Donggala. Moh. Taufik diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Donggala dan digantikan oleh Moh. Yasin Lataka untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi DPP Partai NasDem yang saat ini tengah diproses secara administratif di lingkungan DPRD Donggala. Pergantian ini menjadi bagian dari mekanisme internal partai dalam penataan struktur kepemimpinan di lembaga legislatif.
Moh. Taufik membenarkan adanya keputusan tersebut saat ditemui di Kantor DPRD Donggala, Rabu siang. Ia mengaku telah menerima surat keputusan yang menetapkan pemberhentiannya sekaligus menunjuk Moh. Yasin Lataka sebagai penggantinya.
“Secara pribadi tentu tidak mudah, tetapi saya tunduk dan patuh pada keputusan partai,” kata Taufik.
Ia menegaskan, pergantian pimpinan tidak akan mengganggu kinerja kelembagaan DPRD. Bahkan, ia menyatakan kesiapan untuk tetap memimpin rapat paripurna pengumuman dan pengesahan ketua baru yang ditargetkan berlangsung dalam satu hingga dua pekan mendatang.
Taufik juga membantah spekulasi yang berkembang terkait latar belakang pergantian tersebut. Ia menepis isu adanya manuver politik internal maupun upaya kudeta dalam struktur kepemimpinan partai di daerah.
Sementara itu, Moh. Yasin Lataka mengaku terkejut atas penunjukan dirinya sebagai Ketua DPRD Donggala. Ia menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan partai serta berkomitmen melanjutkan program dan kebijakan strategis yang telah dirintis sebelumnya.
“Ini amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan menjaga kesinambungan kerja-kerja DPRD,” ujar Yasin,(07/03/2026).
Menurut dia, pergantian pimpinan merupakan hal yang lazim dalam dinamika organisasi politik dan tidak akan memengaruhi soliditas Fraksi NasDem di DPRD Donggala.
Dengan terbitnya keputusan DPP Partai NasDem, proses pergantian Ketua DPRD Donggala kini tinggal menunggu pengesahan melalui rapat paripurna.
Transisi kepemimpinan ini diharapkan berlangsung mulus serta tetap menjaga stabilitas politik lokal, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi kepentingan publik di daerah.(***)
Pewarta:Basrudin











