TANGERANG – Portal Sulawesi.id – Menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga kepolisian di Sulawesi Tengah. Tim bola basket Polda Sulteng membuat langkah mengesankan sekaligus mengejutkan di ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Basket Kapolri Cup 2026. Di tahun pertama keikutsertaan mereka, skuad berjuluk Laskar Salawaku ini langsung menegaskan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap daftar peserta, melainkan kekuatan baru yang patut diperhitungkan.
Bertanding di MS Arena BSD, Tangerang, Banten, pada Senin (18/5/2026), tim asuhan Coach Eddy ini memulai perjuangan dengan hasil yang manis. Di hadapan tuan rumah Polda Banten, Polda Sulteng tampil penuh percaya diri, disiplin, dan bertanding dengan nyali besar hingga mampu pulang membawa kemenangan dengan skor akhir 39-31.
Kemenangan ini terasa begitu istimewa mengingat ini adalah kali pertama Polda Sulteng mengirimkan wakilnya ke kompetisi antarpolda se-Indonesia tersebut, yang diikuti oleh 29 tim kuat dari seluruh penjuru negeri. Sejak turnamen ini digulirkan dua tahun terakhir, baru kali ini nama Sulawesi Tengah tercatat dalam daftar peserta, dan debutnya langsung membuahkan hasil positif.
Di bawah koordinasi ketua tim Bripka Hendra, para pemain menunjukkan determinasi tinggi di atas lapangan. Setiap pergerakan dan strategi yang diterapkan berjalan apik, didukung semangat yang terbakar berkat dukungan penuh dari Pimpinan Polda Sulteng, Brigjen Pol Viktor Alexander Lateka. Dukungan tersebut menjadi bahan bakar utama bagi para personel untuk menampilkan performa terbaik di kancah nasional.
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sulteng, Kompol Reky Moniung, menyebutkan bahwa capaian ini bukan hanya soal angka kemenangan, melainkan bukti nyata kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polda Sulteng. Menurutnya, keberhasilan di laga pembuka ini adalah cerminan dari disiplin tinggi, kerja sama tim yang solid, dan semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas personel kepolisian daerah.
“Keikutsertaan kami di sini sudah menjadi kebanggaan tersendiri, namun kemenangan di pertandingan pertama menjadi bukti bahwa Polda Sulteng mampu bersaing sejajar dengan polda-polda besar lainnya di Indonesia. Ini adalah sejarah baru yang kami ukir bersama,” ungkap Kompol Reky Moniung mewakili Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono.
Lebih dari sekadar hasil akhir, Kompol Reky menegaskan bahwa ajang Kapolri Cup ini memiliki makna lebih dalam. Kompetisi ini menjadi wadah mempererat persaudaraan antar institusi, membangun mental juang, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas tinggi di jajaran Korps Bhayangkara.
“Olahraga adalah sarana mempererat soliditas dan kebersamaan. Menang atau kalah itu biasa dalam kompetisi, namun yang paling utama adalah bagaimana kita menjaga nama baik institusi, menunjukkan sportivitas, dan membawa kehormatan daerah,” tambahnya.
Kini, kemenangan pembuka tersebut menjadi suntikan moral dahsyat bagi skuad Polda Sulteng. Fokus tim kini tertuju pada laga kedua yang akan digelar Selasa (19/5/2026), saat mereka akan berhadapan dengan Polda Kalimantan Timur. Harapan besar tertanam agar semangat yang telah dibangun dapat terus dijaga, dikembangkan, dan membawa Polda Sulteng melangkah lebih jauh di persaingan 29 tim peserta yang terdiri dari 26 Polda, 2 Satker Mabes Polri, dan PTIK ini.
“Jangan cepat puas. Jadikan kemenangan ini energi positif untuk melaju lebih jauh. Kami berharap kekompakan tetap terjaga dan penampilan terus ditingkatkan demi nama baik Polda Sulteng,” pungkas Kompol Reky.Pewarta Ratu ***












