Donggala, Portalsulawesi.id –Pemerintah Kabupaten Donggala bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Penyiapan lahan telah rampung. Pemerintah daerah kini mematangkan koordinasi lintas sektor sebelum proyek strategis tersebut memasuki tahap konstruksi.
Koordinasi dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten Donggala bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Bupati Donggala, Kejaksaan Negeri Donggala, dan Kepolisian Resor Donggala. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai regulasi, petunjuk teknis, serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pada tahun anggaran 2026, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dipusatkan di lima lokasi. Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa, ditetapkan sebagai hub atau sentra utama. Sementara Dusun Kulolu, Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, menjadi kawasan penyangga. Tiga lokasi lainnya berada di Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, dan Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora.
Kelima kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat baru pertumbuhan ekonomi kelautan berbasis masyarakat. Pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyediaan infrastruktur perikanan, tetapi juga penguatan rantai pasok hasil tangkapan, peningkatan produktivitas, serta pemberdayaan nelayan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf, mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi tahapan penting sebelum program memasuki pekerjaan fisik. Pemerintah memastikan kesiapan lahan, administrasi, dan persyaratan teknis di setiap lokasi sesuai ketentuan Kementerian Kelautan dan Perikanan.selasa (03/08/2026).
Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga akan dilanjutkan pada 2027. Sejumlah lokasi yang disiapkan antara lain Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah; Desa Tolongano, Kecamatan Banawa Selatan; Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa; Desa Labean, Kecamatan Balaesang; Desa Pangalaseang dan Tonggolobibi, Kecamatan Sojol; serta Desa Pesi, Kecamatan Sojol Utara.
Wakil SA PPK Kementerian Kelautan dan Perikanan, Laode Muslan, mengatakan kunjungan tersebut untuk menyamakan persepsi antarpemangku kepentingan sekaligus memastikan kesiapan penyerahan pekerjaan kepada penyedia jasa konstruksi. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan dinilai penting agar pembangunan berlangsung tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Pemerintah berharap Kampung Nelayan Merah Putih menjadi fondasi pengembangan kawasan perikanan yang lebih produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Donggala.(***)
Pewarta: Basrudin











