Donggala,Portalsulawesi.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala membentuk Panitia Khusus (Pansus) I untuk membahas laporan hasil pemeriksaan kinerja atas efektivitas manajemen aset tahun 2024. Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Donggala, Senin (19/01).
Pembentukan pansus ini diarahkan untuk memperkuat fungsi pengawasan legislatif terhadap pengelolaan aset daerah, sekaligus mendorong penataan ulang agar lebih akuntabel dan berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Donggala Moh Taufik, didampingi Wakil Ketua II Asis Rauf. Sejumlah pejabat eksekutif turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, Sekretaris Kabupaten Rustam Efendi, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam forum tersebut, Taufik menetapkan masa kerja Pansus I selama sepuluh hari kerja. “Waktu tugas Pansus I yakni sepuluh hari kerja, terhitung mulai hari ini Senin sampai dengan Jumat, 30 Januari 2026, dan akan melaporkan hasil kerjanya pada Senin, (02 /02/2026) ,” ujar Taufik.
Ia menegaskan, pansus diharapkan bekerja secara serius dan profesional, mengingat pengelolaan aset daerah memiliki korelasi langsung dengan optimalisasi pendapatan daerah. Menurut dia, tata kelola Barang Milik Daerah (BMD) yang tertib, efisien, dan akuntabel merupakan fondasi penting dalam mencegah kebocoran aset.
“Pengelolaan aset yang baik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut jaminan kemanfaatan jangka panjang bagi masyarakat,” kata Taufik.
Lebih jauh, ia menilai pembentukan Pansus I menjadi langkah strategis untuk mengurai berbagai persoalan aset yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Selain itu, pansus juga diharapkan mampu merumuskan rekomendasi konkret guna meningkatkan retribusi daerah serta menyelamatkan aset milik Pemerintah Kabupaten Donggala.
“Pansus ini krusial untuk memastikan aset daerah benar-benar produktif dan tidak menjadi beban. Kita ingin ada langkah korektif yang terukur dan berdampak,” ujar dia. (***)
Pewarta:Basrudin











