Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Proyek Rumah Susun (Rusun) yang bersumber dari APBN 2018 melekat pada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berada di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Wuna, pekerjaannya tidak berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna.
Sebelumnya selasa (2/4) Kontraktor Pelaksana PT. Mitra Utama Jasa Piter Vigo menjelaskan dari pekerjaan Rusun yang sudah menyeberang akhir tahun dan sudah melewati 90 hari menyeberang akhir tahun, saya hanya membutuhkan 10 hari atau paling lambat sebelum Pemilu 17 April 2019 untuk menuntaskan seluruh pekerjaan.
Namun sampai dengan selesa (16/4) sehari sebelum Pemilu, pekerjaan pembangunan Rusun belum juga Rampung dan terlihat masih banyak pekerjaan yang belum selesai.
Anehnya, dalam pembangunan Rusun yang bersumber dari APBN 2018 Kementrian PUPR, tidak bersinergi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Muna.
La Ode Ataludin Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Muna mengatakan proyek Rusun yang berada di STIP Wuna kita tidak mendapat informasi dan tidak diberitahukan pekerjaannya sama kita, juga liding sektornya tidak berada pada kita.
“Bahkan dalam peninjauan lokasi, pemberian informasi, pelaporan hasil pekerjaan pun kami tidak dilibatkan,” kata Ataludin kepada portalsulawesi.id di ruang kerjanya, selasa (16/4).

Dia menambahkan, Terkait konfirmasi dan komunikasi untuk pembangunan Rusun di STIP Wuna juga tidak ada.
“Kalau kebijakan hirarkinya seharusnya diketahui oleh Dinas Perumahan dan Permukiman di Daerah untuk berkoordinasi, tapi ini mungkin kebijakannya lain dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.
Apakah itu dianggap sesuatu yang menyimpang, saya tidak punya kompeten menjawab itu, bebernya.
Akan tetapi mungkin berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna bidang cipta karya, saya tidak tahu juga kalau mereka mengelak, yang jelasnya kami tidak dilibatkan, tegasnya.
Saat dikonfirmasi dengan Dinas PUPR Muna melalui Kepala bidang cipta karya Mustajab menjelaskan bahwa pekerjaan pembangunan Rusun STIP Wuna tidak pernah konfirmasi dan komunikasi dengan Dinas PUPR Muna.
“Kami tidak mengetahui pekerjaan Rusun di STIP Wuna, sebab bukan kami liding sektornya,” singkatnya.
Laporan : La Ode Alim














