Donggala,Portalsulawesi.id- Ketua DPRD Kabupaten Donggala yang baru resmi dilantik. Momentum ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah tersebut.
Pelantikan Yasin Lataka sebagai Ketua DPRD Kabupaten Donggala menggantikan Mohamad Taufik dinilai sebagai titik awal penguatan kolaborasi antar lembaga.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Donggala menaruh harapan besar agar hubungan kemitraan kedua institusi semakin solid demi mendorong percepatan pembangunan.
Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, saat membacakan sambutan Bupati Donggala menegaskan pentingnya membangun integritas serta memperkuat peran kelembagaan DPRD. Ia menyebut lembaga legislatif memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan kebijakan yang tepat arah dan tepat sasaran.
“DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga menjadi representasi suara rakyat yang menjembatani kepentingan masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah,” ujar Taufik.(15/04/2026)
Menurut dia, Kabupaten Donggala masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan peningkatan sumber daya manusia. Persoalan tersebut, kata dia, tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang terarah, konsisten, dan berkelanjutan.
Dalam konteks itu, DPRD dinilai memegang peran krusial untuk memastikan proses pembangunan berjalan inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui mekanisme dialog terbuka, transparansi, serta komitmen pada keadilan, DPRD diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih matang dan berdampak luas.
Hal senada disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten I Setdaprov, Farid R. Yotolembah. Ia menegaskan bahwa pelantikan pimpinan DPRD bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi tonggak penting dalam sistem demokrasi daerah.
Menurut Farid, Ketua DPRD yang baru diharapkan mampu menjunjung tinggi integritas serta mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. “Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kinerja yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan umum,” katanya.
Dengan komposisi kepemimpinan yang baru, sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Donggala diharapkan semakin kuat, sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.(***)
pewarta : Basrudin











